Laporan Kinerja Tahun 2023, Dana Kelolaan BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp712,3 Triliun

oleh
ilustrasi kantor BPJS Ketenagakerjaan. (FOTO: istimewa)

Dari segi pembayaran manfaat, sepanjang tahun 2023 BPJS Ketenagakerjaan membayarkan 4,58 juta klaim senilai Rp53,51 triliun, didalamnya termasuk manfaat beasiswa senilai Rp346 miliar untuk 91.050 kasus.

Jumlah klaim tersebut mengalami peningkatan yang didasari pada kenaikan yang signifikan dibanding tahun lalu pada pembayaran manfaat JKP yang memasuki implementasi tahun kedua, pembayaran manfaat pensiun dan beasiswa yang terus bergulir.

“Manfaat beasiswa merupakan salah satu bentuk jaminan dari negara melalui BPJS Ketenagakerjaan agar para generasi muda tetap bisa mendapatkan pendidikan yang layak pasca ditinggal orang tuanya,” bebernya.

“Dengan demikian diharapkan dapat membentuk SDM unggul sebagai pekerja yang Kerja Keras Bebas Cemas menuju Indonesia Emas 2045,” tutur Anggoro.

Untuk meningkatkan kualitas layanan, BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan desain baru di seluruh kantor cabang, optimalisasi Aplikasi Jamsostek Mobile (JMO), serta bekerja sama dengan 7.104 Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK).

BPJS Ketenagakerjaan juga membuka 64 kanal layanan khusus PMI di dalam negeri serta 3 kanal representasi di Taiwan, Korea Selatan, dan Brunei Darussalam.

Untuk layanan informasi, BPJS Ketenagakerjaan memiliki contact center 175 yang dapat diakses dengan mudah, di mana dan kapan saja.

Anggoro berharap ke depan kolaborasi dan sinergi yang telah terbangun dengan baik dapat terus ditingkatkan sehingga cakupan kepesertaan dapat kian tumbuh secara berkelanjutan (sustainable growth).

“Semoga beragam capaian dan prestasi ini dapat menjadi modal berharga bagi kami untuk mengakselerasi upaya perluasan cakupan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan agar Perlindungan Pekerja Sejahtera dan Universal Coverage Jamsostek dapat segera terwujud,” pungkas Anggoro.

Ditempat berbeda Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara, Sunardy Syahid menyampaikan laporan keuangan ini bukti dari pengelolaan yang baik dari BPJS Ketenagakerjaan, dan hasil dari pengelolaan ini dikembalikan lagi kepada peserta.

“BPJS Ketenagakerjaan terus meningkatkan kualitas pelayanan terhadap peserta dan kami berharap manfaat program BPJS Ketenagakerjaan dapat dirasakan oleh seluruh pekerja khususnya pekerja di Sulawesi Utara agar pekerja makin sejahtera dengan terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya. (Fernando Rumetor)