MANADO – Perpustakaan Wale Sitaro Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (KPw BI Sulut) menggelar kegiatan Bedah Buku MANGUNI Volume 5 dalam rangka memperingati World Book Day 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Manado dengan menggandeng Generasi Baru Indonesia (GenBI) Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) serta mendapat dukungan penuh dari pihak kampus.

Mengusung tema “Connected by Literacy: Building Future-Ready Communities” dengan subtema “Tantangan Hidup Gen Z: Bertahan, Bangkit dan Bertumbuh,” kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNSRAT, Ralfie Pinasang.

Turut hadir Deputi Kepala Perwakilan BI Sulut Renold Asri, Wakil Dekan III FEB UNSRAT Willem Alfa Tumbuan, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Ralfie menyoroti tantangan yang dihadapi Generasi Z di era digital, mulai dari tekanan akademik hingga ketidakpastian ekonomi.

Namun demikian, dirinya menegaskan bahwa Gen Z merupakan generasi yang adaptif dan kreatif dengan potensi besar.

“Literasi menjadi fondasi penting untuk membentuk pola pikir kritis sekaligus mendorong keberanian untuk terus belajar dan bangkit,” ujarnya.

Sementara itu,Deputi Kepala Perwakilan BI Sulut Renold Asri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan literasi.

Menurutnya, literasi tidak hanya menjadi sarana peningkatan pengetahuan, tetapi juga sebagai jembatan penghubung antarindividu dan komunitas dalam membangun masyarakat yang adaptif dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Bedah buku ini menghadirkan penulis Almira Bastari yang membedah terkait karyanya berjudul Home Sweet Loan.

Dalam paparannya, Almira menjelaskan bahwa buku tersebut merefleksikan realitas kehidupan generasi muda, khususnya Gen Z yang dihadapkan pada tekanan finansial, tuntutan kemandirian, serta dinamika kehidupan urban.

“Perjalanan hidup generasi muda tidak selalu mulus. Ada fase bertahan di tengah keterbatasan, bangkit dari tantangan, hingga bertumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat,” jelasnya.

Selain bedah buku, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan edukasi kebanksentralan kepada mahasiswa, meliputi sistem pembayaran, pelindungan konsumen, serta kampanye Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.

KPw BI Sulut menyatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan dalam memperkuat budaya literasi di daerah.

Melalui sinergi dengan perguruan tinggi dan komunitas GenBI, diharapkan minat baca generasi muda semakin meningkat serta mampu membentuk generasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di masa depan. (nando/*)