MANADO — Ratusan calon jamaah haji 1447 H/2026 M asal Sulawesi Utara resmi diberangkatkan pada Sabtu dini hari pukul 05.00 WITA dari Asrama Haji Transit Manado.

Pelepasan dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., sebelum para jamaah bertolak melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado menuju Embarkasi Balikpapan (BPN) untuk meneruskan perjalanan ibadah ke Tanah Suci.

Sebanyak 394 calon jamaah haji berangkat dalam dua kelompok terbang (kloter) menggunakan maskapai Lion Air.

Kloter 5 dan Kloter 6 masing-masing menggunakan penerbangan JT 3747 yang lepas landas pukul 06.00 WITA membawa 211 penumpang, serta penerbangan JT 3749 yang dijadwalkan berangkat pukul 11.25 WITA dengan 209 penumpang.

Para jamaah kloter pertama telah tiba di Bandara Sam Ratulangi sejak pukul 03.00 WITA, sementara jamaah kloter kedua dijadwalkan tiba pukul 10.00 WITA.

Jamaah pada penerbangan pertama sebanyak 198 orang berasal dari Kotamobagu (48), Bolaang Mongondow (34), Bolaang Mongondow Timur (12), Bolaang Mongondow Utara (22), Minahasa Utara (10), Minahasa (17), Minahasa Tenggara (18), Minahasa Selatan (6), Bolaang Mongondow Selatan (21), dan Tomohon (3).

Sementara penerbangan kedua membawa 196 jamaah dari Kepulauan Sangihe (10), Bolaang Mongondow Utara (5), Minahasa Utara (41), Manado (102), dan Bolaang Mongondow (1), ditambah 34 jamaah dari Kloter 6 yang berasal dari Manado (22), Tomohon (7), dan Bitung (5).

Dalam sambutannya, Gubernur Sulut Yulius Selvanus menyampaikan doa dan pesannya kepada para jamaah.

“Semoga dilancarkan ibadahnya dan semoga sehat sampai tujuan dan kembali dengan selamat. Dengan perjalanan yang cukup panjang, perlengkapan harus dijaga dengan baik, fisik kesehatan perlu dijaga,” ucapnya.

Di sisi lain, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung kelancaran keberangkatan ini.

“Kami sudah siap dalam proses keberangkatan jamaah haji ini dengan melibatkan stakeholder bandara, TNI, dan Polri serta Balai Kekarantinaan Kesehatan guna memberi pelayanan yang terbaik kepada calon jamaah haji ini,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa bandara menyiapkan berbagai fasilitas khusus, termasuk jalur khusus melalui CIP Lounge, penempatan personel Aviation Security, pengamanan dari Polsek Bandara, serta tetap menjalani proses pemeriksaan X-Ray.

Keseluruhan proses keberangkatan berjalan lancar berkat koordinasi yang telah dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan optimal bagi para jamaah, demi memastikan mereka dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk. (nando/*)