MINAHASA – Salah satu ciri khas Family Gathering Komsos se-Keuskupan Manado yang berlangsung di Paroki Santu Petrus Rasul Warembungan, Sabtu (16/5/2026), adalah penerapan konsep live-in, di mana seluruh peserta menginap di rumah-rumah umat Katolik setempat.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Ketua Panitia Ben Lumi, Sekretaris Stenly Ngelo, dan Bendahara Jacky Randang, serta disampaikan oleh Seksi Akomodasi, Axelia Kuntag dan Mercy Sambuaga.

“Ini adalah tradisi di Paroki Warembungan. Setiap kali ada pelaksanaan berskala Keuskupan, baik untuk Orang Muda Katolik (OMK), Sekami, maupun kegiatan lainnya, peserta selalu menginap di rumah umat. Ini adalah bagian dari membangun kebersamaan dan persaudaraan sejati,” jelas mereka.

Ketua Komsos Paroki Warembungan, Vinno Taroreh, menambahkan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Minggu Komunikasi Sosial Sedunia.

“Perayaan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi pengingat betapa pentingnya komunikasi dalam gereja, sekaligus memperkuat kapasitas Komsos paroki untuk misi pewartaan,” kata Vinno.

Persiapan logistik dan konsumsi dilaporkan telah rampung sepenuhnya. Panitia melalui Ingrid Wongkar dan Claudia Pijoh menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemda Minahasa Utara, khususnya Bapak Bupati Dr. Joune James Esau Ganda, jajaran Bank SulutGo, Bapak Kapolda Sulut Irjen Pol Dr. Roycke Langie, serta seluruh umat Katolik Warembungan yang telah berpartisipasi. Kami yakin kebaikan ini akan mendatangkan berkat bagi keluarga para penyumbang,” pungkas mereka. (nando/*)