“Kami punya stok lebih dahulu baru kita jual, ibaratnya begitu. Kami tidak akan membuka layanan kalau kami tidak punya stoknya,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah V Manado, Maksum, menekankan bahwa kegiatan sosialisasi ini bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum untuk mempererat hubungan antarlembaga.

“Kegiatan sosialisasi ini bukan sekedar agenda formal. Ini adalah kesempatan untuk mempererat silaturahmi, menyamakan persepsi serta membangun pemahaman yang lebih baik terhadap berbagai program dan inisiatif yang dapat kita sinergikan ke depan,” kata Maksum.

Ia juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara PT Pegadaian dan Polri, yang diyakini membawa dampak positif tidak hanya bagi kedua institusi, tetapi juga bagi masyarakat luas.

“Kami meyakini bahwa hubungan yang baik antara PT Pegadaian dan Polri tidak hanya memberikan manfaat bagi kedua institusi, tetapi juga memberikan manfaat positif bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya di Sulawesi Utara,” ungkapnya.

Ia berharap forum ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh peserta.

“Kebersamaan hari ini mari kita manfaatkan untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, serta menggali berbagai peluang kerjasama yang dapat memberikan nilai tambah bagi institusi kita masing-masing,” pungkas Maksum.

Sinergi dengan Polri ini diharapkan memperkuat sistem pengamanan operasional Pegadaian sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan lembaga keuangan milik negara tersebut. (nando)