Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu memastikan legalitas lembaga penyedia layanan keuangan dan tidak mudah percaya pada penawaran yang mencurigakan.
Rangkaian pembukaan BIK 2026 di Manado turut diisi dengan kegiatan Zumba bersama dan kunjungan edukatif ke Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara.
Perpaduan kegiatan olahraga dan edukasi ini diharapkan menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus menambah wawasan peserta mengenai sejarah dan kebudayaan daerah.
Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Galang, mengapresiasi pemilihan museum sebagai tempat pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, keberadaan museum dapat dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran yang memperkenalkan identitas, sejarah, serta perjalanan perkembangan Sulawesi Utara kepada masyarakat.
“Dipilihnya museum ini sebagai tempat kegiatan, sekiranya ini bisa memberikan edukasi juga terkait gambaran Sulut lewat museum ini,” ungkap Tahlis.
Selain jajaran pemerintah dan regulator, kegiatan ini juga diikuti perwakilan industri jasa keuangan serta pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Pelibatan generasi muda menjadi salah satu langkah untuk menanamkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sejak dini.
Melalui pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan 2026, OJK SulutGo bersama pemerintah daerah dan industri jasa keuangan diharapkan terus memperkuat sinergi dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.
Upaya tersebut juga diarahkan untuk membentuk masyarakat yang semakin memahami produk keuangan, mampu mengenali risikonya, serta lebih bijak dalam mengambil keputusan finansial. (nando/*)
