MANADO— Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali memaparkan data komprehensif terkait perkembangan virus korona di Bumi Nyiur Melambai lewat siaran pers yang disampaikan pada Senin (12/10/2020).

Jubir Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel mengatakan bahwa terdapat tren kenaikan kasus positif di Sulut dalam satu minggu terakhir. Hal ini terlihat dari kenaikan jumlah kasus yang cukup signifikan di minggu kedua bulan Oktober (5 Oktober-11 Oktober) dibandingkan dengan minggu pertama.

“Terjadi kenaikan sebanyak 59%. Rata-rata kasus positif harian meningkat dari 20 kasus perhari menjadi 31 sampai dengan 32 kasus perhari. Ada beberapa Kabupaten/Kota yang teridentifikasi memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap kenaikan ini, yakni Kota Tomohon, Kota Manado dan Kab. Minahasa,” ujar Dandel dalam siaran pers tersebut.

Oleh sebab itu, kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Sulut ini, peningkatan kasus yang ada perlu diwaspadai betul oleh setiap Satgas yang ada di tiga Kabupaten/Kota tersebut. “Kebijakan terkait pelonggaran aktivitas sosial, budaya dan ekonomi perlu dikawal secara serius dengan penerapan dan penegakkan hukum untuk protokol kesehatan penanggulangan Covid-19,” kuncinya.

Sekadar diketahui, total akumulatif kasus Covid-19 Sulut hingga 12 Oktober 2020 telah mencapai angka 4.803 kasus. Sebanyak 4.020 orang diantanya telah dinyatakan sembuh sehingga angka kesembuhan Covid-19 Sulut telah mencapai 83,69%.

Adapun jumlah kematian kasus Covid-19 di Sulut tercatat sebanyak 181 orang atau 3,76% dari total kasus yang ada. Sementara itu, jumlah kasus aktif atau yang berada dalam perawatan dan pemantauan berjumlah 602 orang atau 12,55% dari jumlah kasus yang tercatat. (Fernando Rumetor)