TOMOHON – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menghadiri ibadah peresmian Wilayah GMIM Lokon Empung di Gereja Petra Kinilow, Tomohon, Minggu (31/1/2021).
Ibadah peresmian yang dipimpin Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina tersebut, turut dihadiri Wali Kota Tomohon Caroll Senduk bersama Ketua TP PKK Tomohon drg Jeand’arc Karundeng.
Gubernur saat sambutan mengatakan, terselenggaranya acara pemekaran wilayah GMIM Lokon Empung merupakan tuntunan dan penyertaan Tuhan.
“Bagi saya, sukacita iman yang tercipta saat ini merupakan wujud nyata dari komitmen segenap jemaat GMIM Wilayah Kakaskasen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ungkap Gubernur Olly Dondokambey.
Oleh karena itu, lanjutnya, patut untuk diapresiasi dan diikuti dengan langkah kerja pelayanan kedepan. Yakni, bagaimana jemaat sekalian melembagakan persatuan.
“Kiranya momentum ini dapat dijadikan sebagai wahana memperkokoh persatuan, persaudaraan dan harmonisasi pelayanan, agar kedepan tetap saling menopang, saling membangun serta senantiasa menggantungkan pengharapan kepada Tuhan,” ujarnya.
Ia menuturkan, dalam konteks pelayanan berjemaat, Jemaat GMIM di Wilayah ini dituntut untuk terus melebarkan sayap pelayanannya, sehingga dampak dari pelayanan itu sendiri dapat dirasakan oleh lingkungan sekitar bahkan dalam pembangunan daerah dan bangsa.
“Kaitan dengan pembangunan daerah dan bangsa, saya turut mengajak kita sekalian untuk terus bersinergi. Karena sinergitas, kita bisa memberikan pengaruh baik pembangunan. bagi kinerja. Berkat sinergitas kita selama ini, kita sama-sama telah mampu menjaga dan membuat perekonomian daerah di Sulawesi Utara tetap bertumbuh,” tuturnya.
Selain itu, kata Gubermur Olly, angka kemiskinan melalui program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan dan dikurangi, dan juga meningkatkan IPM dari angka 71,05 di Tahun 2016, menjadi 72,93 saat ini.
“Berkat sinergitas kita juga berhasil membuat kehidupan bermasyarakat di Provinsi Sulawesi Utara terus berjalan dengan rukun dan damai serta harmonis. Berdasarkan survei indeks Kerukunan Umat Beragama yang dirilis Kementerian Agama Republik Indonesia, Sulawesi Utara berada pada peringkat ke 4 dari 34 Provinsi di Indonesia. Diharapkan kita akan terus saling mendukung untuk memperoleh capaian pembangunan yang lebih progresif dan menjanjikan kedepannya,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia Pemekaran Wilayah Lokon Empung Caroll J.A. Senduk menyampaikan rasa syukur untuk waktu dan kesempatan yang Tuhan anugerahkan.
“Sehingga bagi kita semua di hari Minggu 31 Oktober ini, kita akan melaksanakan pemekaran wilayah dari Wilayah Kakaskasen menjadi 2 wilayah, yakni Wilayah Kakaskasen dan Wilayah Lokon Empung,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan peresmian wilayah ini, yakni Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah Kakaskasen Pdt. Royke Kaunang, Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah Lokon Empung, Pdt. Nixon T. R. Lumi, Badan Pekerja Majelis Wilayah Kakaskasen, para M
Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat Se Wilayah Kakaskasen bersama Badan Pekerja Majelis Jemaat, Para Pelayan Khusus Pdt, GA, Syamas dan Penatua serta jemaat. (rivco tololiu)


Tinggalkan Balasan