MINAHASA – Minyak goreng curah di Pasar Rakyat Tanawangko mengalami lonjakan harga menjadi Rp18.000 per liter tergantung dari merek kemasan minyak goreng tersebut.
Bahkan, ada juga untuk minyak goreng kemasan yang dijual dengan harga mencapai Rp22.000 per kilogram.
“Kalau kami sebagai penjual tentunya tidak menjadi masalah, hanya saja pelanggan yang merasa terbebani karena kebanyakan harga minyak semua naik,” ungkap Susilowati Abdulgani, salah seorang pedagang, akhir pekan lalu.
Menurut Susilowati, kenaikan harga tak terjadi hanya pada minyak goreng saja, melainkan juga sampai tepung pun. “Bahkan sampai tepung pun juga naik,” tuturnya.
Akibat dari mahalnya minyak goreng ini membuat para pedagang merugi. Selain itu juga, banyak para pembeli yang mengeluh akibat harga minyak melebihi dari harga sebelumnya.
“Harapan kami semoga kedepannya jangan terus menerus seperti ini, jangan terus mahal karena keadaan sekarang kan baru selesai dari PPKM atau baru normal kembali,” beber Voni Tolembo, salah satu pembeli yang ditemui.
Dikatakannya, kenaikan harga minyak goreng ini cukup membebani. “Karena baru selesai PPKM, jadi mata pencaharian kami belum terlalu stabil seperti biasanya,” tukasnya.(Fernando Rumetor/Reinaldo Senewe-03)


Tinggalkan Balasan