MANADO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyiapkan sekira Rp1,606 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat jelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Kepala Unit Kehumasan KPw BI Sulut, Wesky Putra Pratama menyebutkan, pihaknya menyiapkan sekira Rp1,240 Triliun untuk kebutuhan uang tunai di Kota Manado.

“Sementara untuk kebutuhan di Kas Titipan seperti yang ada di Siau, Melonguane, Tahuna dan Kotamobagu kami siapkan Rp364,8 Miliar,” tutur Wesky kepada media, Rabu (15/12/2021).

Lebih lanjut dikatakannya, dari sisi pecahan uang tunai yang disiapkan, untuk Uang Pecahan Besar (UPB) dari nominal Rp1.000 sampai dengan Rp100.000 mencapai Rp1,549 Triliun.

“Adapun untuk Uang Pecahan Kecil (UPK) dari nominal Rp50 sampai dengan Rp1.000 dalam bentuk logam, kami menyiapkan sekira Rp56 miliar,” ungkap Wesky kepada wartawan SINDOMANADO.COM.

Sekadar diketahui, dana sebesar Rp1,606 Triliun yang disiapkan KPw BI Sulut tahun ini mengalami penurunan sebesar 5,72% dari tahun sebelumnya yang mencapai angka Rp1,702 Triliun.

“Hal ini dikarenakan optimalisasi transaksi uang kartal antar bank dan pengurangan frekuensi penarikan uang di loket BI menjadi maksimal dua kali dalam seminggu,” bebernya.

Disampaikan Wesky, menjelang Natal dan Tahun Baru ini, semua perbankan menarik uang ke BI untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada periode akhir tahun itu.

“Bank wajib membuka layanan penukaran uang kepada masyarakat sebagaimana amanah UU Mata Uang. Jadi sudah seharusnya bank juga menyediakan layanan penukaran uang untuk masyarakat,” pungkasnya.(Fernando Rumetor)