RATAHAN-Hujan Deras yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), mengakibatkan 8 Desa dikecamatan Belang terendam banjir, Rabu 6/4/2022. Ditenggarai banjir juga terjadi saat bersamaan dengan naiknya air laut Hingga meluapnya Sungai besar Wowasen ditengah pemukiman warga.

Dari pantauan, terlihat kondisi genangan air nyaris setinggi kaki orang dewasa. Warga terlihat masih berkerumun pada beberapa titik sambil memantau debit air.

“Saat ini torang masih tako mo maso dalam rumah. Badiam di tampa aman jo dulu sambil tunggu ini air turun,” ujar Fitri, salah satu warga.

Selain rumah warga, banjir juga ikut menggenang ruas jalan utama Kecamatan Belang. Beberapa kendaraan tampak harus mengantri melewati genangan air.

Sementara sebagian pengendara memilih untuk parkir didaerah yang tidak terendam.

“Takut nantinya kalau menerobos banjir, mesin mati dan terjebak,” tutur Fendy Ilolu salah satu warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum dipastikan jumlah kerugian akibat banjir kali ini. Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mitra, Jhony Komalig mastikan tidak ada korban jiwa.

“Kita langsung turun ke lokasi. Sejauh ini kondisi air terpantau sebatas lutut orang dewasa pada beberapa titik. Untuk korban jiwa tidak ada, sementara kerugiannya masih harus kita data,” ucapnya.

Sementara untuk delapan desa yang terdampak banjir yakni  Desa Buku Utara, Buku Tengah, Buku, Buku Selatan, Belang, Ponosakan Belang, Borgo Satu, dan Borgo.

(Marfel Pandaleke)