RATAHAN-Universitas Trinita Manado bekerja sama dengan Desa Tumbak Madani, Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara menggelar kerja sama kemitraan.
Salah satunya dengan menggelar edukasi pencegahan dan penaggulangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Stunting.
Kegiatan ini dilakukan mengingat Desa Tumbak Madani sebagai salah satu Desa yang secara geografis merupakan daerah rawah dan berada di pesisir pantai.
Hukum Tua Desa Tumbak Madani Muhamad Ibrahim mengatakan, menyambut penting edukasi DBD dan Stunting oleh pihak Mahasiswa.
“Tentu ini menjadi hal baik bagi kami pemerintah desa Tumbak Madani dan juga masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kepada para Mahasiswa,” ujar Ibrahim.
Dia menjelaskan jika edukasi ini akan memberikan pemahaman kepada pemerintah dan masyarakat untuk kemudian mengambil langkah strategis dalam pencegahan DBD dan Stunting.
“Penting disini menyangkut kebersihan lingkungan, pemenuhan gisi yang cukup terlebih bagi anak-anak,” ujar Ibrahim.
Sementara dari pihak Trinita, melalui perwakilan pengajar Glend Salomon mengungkapkan, kegiatan penyuluhan ini adalah rangkaian dari pengabdian masyarakat pihak Trinita.
“Kami memilih Desa Tumbak Madani untuk menggelar sosialisasi dengan melihat keberadaan masyarakat yang tinggal ri daerah rawah dan pesisir pantai. Tentunya secara geografis kawasan rawa menjadi salah satu wilayah endemik nyamuk penyebab DBD,” ujar Glend.
Dia berharap sosialisasi ini bisa direspon baik demi keberlangsungan hidup sehat masyarakat.
“Kami berterima kasih dan berbangga bisa memberikan sedikit penyuluhan bagi masyarakat disini,” pungkasnya.
(Marfel Pandaleke)


Tinggalkan Balasan