MANADO – Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyelenggarakan kegiatan Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) 2025 Series#3 di Kota Manado, Sulawesi Utara, Rabu (11/9/2025).
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian edukasi nasional yang telah digelar sejak 2021 sebagai wujud sinergi antarotoritas keuangan untuk memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengelola keuangan.
Dengan mengusung tema “Generasi Muda Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas” dan subtema “Cerdas Finansial Sejak Dini: Muda Bijak, Masa Depan Cerah”, LIKE IT 2025 menegaskan peran penting generasi muda yang mendominasi demografi Indonesia sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi di masa depan.
Lebih dari 250 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Utara hadir dalam kegiatan ini, termasuk Generasi Baru Indonesia (GenBI) dari Universitas Sam Ratulangi, Universitas Negeri Manado, Universitas Klabat, Universitas Katolik De La Salle, Institut Agama Islam Negeri Manado, dan Politeknik Negeri Manado.
Mereka mengikuti talkshow bersama otoritas sektor keuangan, sesi berbagi pengalaman dengan praktisi keuangan, kuis interaktif, dan booth edukasi yang dirancang menarik dan aplikatif.
Pimpinan Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia, Ruth A. Cussoy Intama, menyampaikan bahwa generasi muda memiliki potensi besar dalam memperkuat basis investor domestik.
“Per Juli 2025, jumlah investor di Indonesia mencapai 17,47 juta, dan 79% di antaranya generasi muda. Angka ini menunjukkan antusiasme tinggi, tetapi perlu didukung literasi keuangan yang matang agar investasi dilakukan secara cerdas dan terukur,” ujarnya.
Kepala Perwakilan BI Sulawesi Utara, Joko Supratikto, menambahkan bahwa literasi keuangan tidak hanya mengenal produk keuangan, tetapi juga melindungi diri dari risiko penipuan digital serta memahami hak dan kewajiban sebagai konsumen keuangan.
Berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024, indeks inklusi keuangan telah mencapai 75,02%, sementara indeks literasi masih di 65,43%. Artinya, masyarakat sudah banyak mengakses layanan keuangan tetapi masih butuh pemahaman mendalam untuk mengelolanya dengan bijak.
Melalui LIKE IT 2025, Bank Indonesia bersama mitra strategis berkomitmen meningkatkan literasi keuangan generasi muda agar tidak hanya ikut tren (FOMO), tetapi juga memahami prinsip investasi aman sehingga menjadi investor Cerdas, Cermat, dan Cuan (3C).
Acara ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara otoritas keuangan, praktisi, dan akademisi untuk melahirkan generasi muda yang melek finansial, bijak berinvestasi, serta mampu mengambil keputusan keuangan cerdas di era digital. (nando/*)


Tinggalkan Balasan