KOTAMOBAGU – Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mencatatkan kemajuan signifikan dalam digitalisasi transaksi pemerintahan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara, Joko Supratikto, mengungkapkan hal itu dalam High Level Meeting (HLM) TP2DD dan TPID Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Selasa (19/5/2026).
Joko menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Semester II tahun 2025, seluruh pemerintah daerah di Sulawesi Utara telah berada pada tahap Digital.
“Indeks ETPD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur mengalami peningkatan dari 90,4% di semester I-2025 menjadi 94,4% di semester II-2025, atau lebih tinggi dari rata-rata skor Indeks ETPD se-Sulawesi Utara pada semester II-2025 yaitu 94,23%,” ujar Joko.
Peningkatan tersebut, lanjutnya, berdampak pada perbaikan peringkat Boltim secara signifikan, dari posisi 50 di semester I-2025 menjadi posisi 29 di semester II-2025.
Meski demikian, Joko mendorong Pemkab Boltim untuk terus meningkatkan capaian, khususnya pada aspek implementasi.
Ia menyebut, untuk memperoleh nilai sempurna pada aspek tersebut, pemerintah daerah perlu membuka kanal pembayaran nontunai Uang Elektronik Reader.
“Kanal tersebut dapat disediakan dengan melakukan sinergi bersama Bank RKUD maupun Bank Himbara, dan dapat digunakan untuk pemungutan retribusi parkir, retribusi pasar, retribusi pelabuhan/terminal, dan retribusi tempat wisata,” jelasnya.
Pada aspek realisasi, Boltim berhasil memperoleh nilai 65%, meningkat drastis dibandingkan semester sebelumnya yang hanya 25%.
Sementara pada aspek Lingkungan Strategis, Boltim berhasil mempertahankan penilaian sempurna 100%. (nando/*)


Tinggalkan Balasan