MANADO – Sebanyak empat sekolah dasar terbaik Sulawesi Utara bersaing dalam ajang Dancow Indonesia Cerdas Season 2 yang digelar di Auditorium Sam Ratulangi, Gedung BPMP Sulawesi Utara, Sabtu (16/05).
Keempat sekolah yang berhasil lolos ke fase seleksi tingkat provinsi tersebut adalah SD Kristen Eben Haezer 02 Manado, SD Negeri 2 Manado, SD Kristen Eben Haezer 01 Manado, dan SD Inpres Kaiwatu.
Ajang ini bukan kompetisi biasa. Dancow Indonesia Cerdas merupakan kompetisi pendidikan offline dan online pertama serta terbesar yang dipersembahkan Nestlé Dancow, yang dirancang khusus untuk anak-anak usia sekolah dasar di seluruh Indonesia.
Kompetisi ini sekaligus menjadi bentuk komitmen nyata dalam mendukung program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, khususnya gerakan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” pada pilar gemar belajar.
Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir menyaksikan gelaran tersebut, di antaranya Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Sulawesi Utara Febry Dien, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado Lidwine Tombuku.
Juga Deputi Branch Manager Alfamart Wahyu, Area Sales Manager Sulawesi Utara dan Gorontalo PT. Nestlé Indonesia Roy Mahendra Naser, serta Brand Executive Dancow Fortigro PT Nestlé Indonesia Valeska Marcia.
Kepala BPMP Sulut, Febry Dien, dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini mendapat dukungan penuh dari Kemendikdasmen melalui Direktorat PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah.
Ia menilai kompetisi ini relevan dengan arah kebijakan pendidikan nasional saat ini.
“Kompetisi ini menggabungkan pembelajaran yang menyenangkan dengan sistem pendidikan yang edukatif sambil bermain,” ujar Febry.
Febry juga mengingatkan bahwa Manado pernah melahirkan juara nasional dari ajang yang sama pada tahun sebelumnya.
Kali ini, tantangan yang dihadapi para peserta jauh lebih besar karena persaingan melibatkan peserta dari 15 provinsi di Indonesia.
“Pemenang tingkat provinsi nantinya akan mewakili daerah masing-masing ke tingkat nasional di Jakarta,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan jangka panjang, BPMP Sulut juga berencana menggelar pelatihan pembelajaran mendalam berbasis metode edukatif dan interaktif bagi para siswa.
Pertumbuhan skala kompetisi dari tahun ke tahun menjadi sorotan tersendiri. Area Sales Manager Sulawesi Utara dan Gorontalo PT. Nestlé Indonesia, Roy Mahendra Naser, mengungkapkan bahwa pada 2025 ajang ini diikuti lebih dari 165.000 siswa dari 1.000 sekolah di 23 kota. Angka itu kini jauh terlampaui.
“Pada fase pertama yang berlangsung Januari hingga April lalu, kami telah menyeleksi sekitar 192.000 siswa di 2.168 sekolah,” ucapnya.
“Tahun ini kompetisi diselenggarakan dalam skala lebih besar dengan melibatkan 200 ribu siswa dari 2.000 sekolah dasar di 40 kota dan 15 provinsi di Indonesia,” ungkap Roy.


Tinggalkan Balasan