Kisah Inspiratif Serda Lita Aulya Dewi Jadi Anggota TNI

oleh -
Serda Litta Aulia. (ISTIMEWA)
Serda Lita Aulya Dewi. (ISTIMEWA)

MENJADI seorang Tentara Nasional Indonesia (TNI) bagi pria, tentu hal biasa dan memang menjadi pemandangan umum bagi sebagian orang. Tapi, tanggapan beragam muncul tentunya dengan apresiasi tinggi ketika melihat perempuan sebagai anggota TNI. Seperti sosok Serda Lita Aulya Dewi, yang bertugas sebagai Anggota TNI Angkatan Darat (AD) yang ditempatkan di Kodam XIII/Merdeka dan masuk korps di Polisi Militer (POM), kemudian menjadi Ajudan Istri Pangdam, Atie Ganip Warsito. Dia mengaku, semangat dan jerih payah dalam mengapai cita-cita, akhirnya dia berhasil mewujudkan mimpi.

Perempuan yang akrab disapa Lia ini, lahir di Bandung 8 Agustus 1997. Sebelum menjadi anggota TNI, Lia pernah mengalami masa-masa yang sulit. Dimana Lia pernah mengalami beberapa kali kegagalan. Lia yang lulus Sekolah Menegah Pertama (SMA) tahun 2015, mengikuti tes masuk untuk Akademi Polisi (Akpol) namun gugur saat Psikotes.

Masih ditahun yang sama di bulan Agustus, Lia mendaftarkan diri di Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Telah lolos mengikuti beberapa tahap namun setelah sampai dipusat, dua hari lagi pantukhir, Lia gugur.

Setelah kedua kali mengikuti tes tersebut dan gagal, Lia menganggur. Namun dia tak pantang menyerah dan terus mengasah kemampuan. Baik dalam bentuk fisik yang berupa olahraga dan juga psikotes dan lainnya.

“2016 saya mengikuti tes untuk masuk Brigadir Polri, namun gugur di tahap akhir lagi. Namun saya tidak menyerah,” ujar Lia, kemarin.

“Juli dan Agustus 2016, saya mendaftar masuk KOWAD karena saat itu ada pembukaan KOWAD wanita bertalenta TNI AD. Saya daftar mengikuti semua tesnya, dan saya bersyukur setelah sekian lama menunggu dan terus berusaha akhirnya bisa lolos menjadi seorang KOWAD,” tutur dia.

Tidak sampai disitu, akhirnya Lia masuk di Korps PM yang dia inginkan.  Setelah selesai pendidikan, kata dia, tugas pertama dia ditempatkan di Sulut.

“Saya ingin mengatakan untuk kalian yang punya cita-cita atau impian yang ingin digapai, raihlah prestasimu setinggi langit, walaupun mengalami kegagalan, jangan merasah lelah untuk meraih dan mengapai impian tersebut. Terus berdoa dan berusaha demi apa yang engkau cita-citakan,” pungkas perempuan berlesung pipit ini. (jivlater langi/fim/esm)