Terancam Sanksi Partai, Vocke Cs Nekat Mendaftar Caleg PDI-P 

oleh -22 Dilihat
Pendaftaran tiga orang fraksi ditolak PDIP Mitra dengan alasan ketiganya masih bermasala. (Fofo: Ist)
Pendaftaran tiga orang fraksi ditolak PDIP Mitra dengan alasan ketiganya masih bermasala. (Fofo: Ist)

RATAHAN– Meski terancam sanksi partai akibat sikap berlawanan dengan keputusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI-P Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), tiga anggota DPRD dari fraksi PDI-P, tetap melakukan pendaftaran Calon Legislatif Jumat (27/4). Ketua Fraksi PDI-P Vocke Ompi, angota Deker Mamusung dan Royke Peleng hadir di sekretariat PDI-P di Kelurahan Tosuraya. Hanya saja dalam kesempatan ini ketiganya mengaku hanya boleh membubuhkan tanda tangan kehadiran. Kepada wartawan Vocke mengaku jika dirinya masih sebagai kader, PDI-P masih mencintai PDI-P dan punya keinginan untuk membesarkan partai. Hal tersebut kemudian mendorongnya untuk mendaftar kembali sebagai calon legislatif DPRD Provinsi Sulut.  “Dari awal saya sudah katakan bahwa saya mencintai PDI-P daru dulu, sekarang bahkan akan seterusnya. Apa ada yang salah ketika saya mendaftar ” kata Vocke. Terkait sikap berlawanan dengan menolak mendukung pasangan calon James Sumendap yang diusung PDI-P dalam Pilkada Mitra menurutnya adalah sikap pribadinya dan siap dipertanggung jawabkan.

“Ya kan ketua dan anggota fraksi PDI-P dipriotitaskan. Lagian sampai sekarang saya masih kader. Kalau pun ada sanksi pemecatan itu dari DPP dan berproses. Akan ada SK-nya dan sampai sekarang belum ada. Tapi saya sangat berharap saya tidak akan dipecat karna saya akan pertanggungjawabkan sikap saya ini,” ujarnya. Sementara, dikonformasi terpisah, Ketua DPC PDI-P Mitra Samuel Montolalu, membenarkan soal kedatangan tiga anggota fraksi masing-masing Vocke Ompi, Deker Mamusung dan Royke Peleng di sekretariat PDI-P. Hanya saja menurut Montolalu pendaftaran ketiganya ditolak dengan alasan dianggap kader PDI-P yang sedang bermasalah. “Mereka datang untuk mendaftar dan kita tolak. Mereka hanya hadir dan memberikan tanda tangan kehadiran di buku tamu. Jadi skali lagi kita tolak karena kita menunggu petunjuk DPD soal sanksi terhadap mereka ini,” tegasnya. Terkait sanksi terhadap sejumlah kader yang dianggap pembelot, dirinya mengaku sementara berproses. Dia ikut menambahkan jika dihari pertama pembukaan pendaftaran Caleg, tercatat sudah 20 pendaftar yang kita layani. “Semuanya tersebar di tiga dapil. Proses pendaftaran dibuka hingga Sabtu 28 April ini,” pungkasnya. (marvel pandaleke)