Jelang Masa Tenang, Panwas Warning Pelaku Politik Uang

oleh -12 Dilihat

 

Koordinator Devisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran (HPP) Panwas Kabupaten Sitaro Fidel Malumbot.

ONDONG- Menjelang puncak pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) periode 2018-2023) yang digelar 27 Juni mendatang, atau menyisakan 14 hari lagi, pihak Panwas Kabupaten Sitaro kembali menegaskan kepada seluruh ujung tombak pengawasan untuk peka terhadap potensi pelanggaran yang bisa saja terjadi. Ketua Panwas Kabupaten Sitaro Pricilya Bawole, menekankan, untuk terus mengoptimalkan fungsi koordinasi terkait pengawasan yang maksimal guna terselenggaranya Pilkada yang berintegritas, jujur dan adil. “Kita terus menghimbau agar pihak pengawas berkoordinasi dari pengawas di tingkat pengawas TPS sampai pada tingkat kabupaten, agar menjalankan pengawasan sesuai dengan undang-undang yang mengatur. Paling penting aktif menyampaikan laporan pengawasan. Sehingga semua potensi pelanggaran dapat dicegah. Otomatis Pilkada dapat berjalan jujur dan adil,” kata dia, seusai mengikuti kegiatan bimbingan teknis yang digelar di Hotel Jakarta Ulu Siau kemarin. Saat bersamaan, Koordinator Devisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran (HPP) Panwas Kabupaten Sitaro Fidel Malumbot, menambahkan, seluruh pengawas di tingkat kecamatan, tingkat desa atau kampung hingga pada tingkat pengawas TPS untuk lebih peka terhadap situasi yang ada menjelang puncak pelaksanaan pencoblosan. “Seluruh pengawas di setiap tingkatan, harus dapat melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah yang rawan terjadinya pelanggaran. Selain itu, memantau situasi dan kondisi disekitar wilayah pengawasan terlebih potensi terjadinya politik uang,” tegas Malumbot. Bukan hanya itu, ia juga menekankan agar pengawas dapat melaporkan dan menindaklanjuti semua temuan apapun bentuknya. Apalagi menurutnya pada masa tenang adalah merupakan saat-saat yang paling rawan terjadi pelanggaran. “Masa tenang sampai hari-H pencoblosan perlu menjadi perhatian serius dari seluruh pengawas disemua tingkatan. Jika ada temuan maka wajib untuk dilaporkan dan ditindaklanjuti,” pungkasnya.(jackmar tamahari)