GPdI Berea Tombatu Bersyukur Rayakan HUT ke-23

oleh -
Tampak keluarga gembala dan jemaat saat pemasangan lilin ulang tahun. (Foto: ist)
Tampak keluarga gembala dan jemaat saat pemasangan lilin ulang tahun. (Foto: ist)

TOMBATU– Jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Berea Tombatu diingatkan untuk senantiasa mengucap syukur dalam segala keadaan. Hal tersebut dikatakan Pdt Noch Mandey dalam ibadah syukur hari ulang tahun (HUT) jemaat ke-23, Senin (23/7).

“Ucapan syukur yang kita panjatkan kepada Tuhan harus lahir dari hati yang paling dalam. Syukur yang kita naikkan dengan sungguh-sungguh, pasti menyenangkan hati Tuhan,” ujar Pdt Noch Mandey yang mengambil pembacaan alkitab yang terdapat dalam Roma 11:36. Selain itu, jemaat juga diingatkan untuk terus memancarkan terang kasih Kristus di tengah keluarga, berjemaat dan lingkungan. “Hendaknya perkataan yang keluar dari mulut kita memberkati orang lain, perbuatan kita sehari-hari memancarkan terang Kristus,” ajak Bendahara Majelia Pusat GPdI tersebut.

Adapun, dalam kesaksiannya, Gembala GPdI Berea Tombatu, Pdt Max Tamon mengaku bersyukur untuk perbuatan Tuhan yang dahsyat dan luar biasa. “Ibadah syukur ini juga dirangkaikan dengan 12 tahun pengembalaan kami di GPdI Berea Tombatu dan hari ulang tahun saya ke-57 pada 30 Mei 2018 lalu. Tidak terukur semua kebaikan dan kasih Tuhan yang luar biasa. Kami juga bersyukur karena memiliki jemaat yang dewasa dalam iman dan selalu menopang pekerjaan Tuhan,” ungkap Tamon yang juga menjabat Staf Khusus Bupati Minahasa Tenggara (Mitra).

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Sulut, J.E. Kenap mengatakan, ucapan syukur ini merupakan momentum menunjukkan betapa jemaat hidup dalam suasana harmonis dan kekeluargaan. “Seiring bertambahnya usia kiranya mampu menghasilkan perubahan dan pembaharuan ke arah yang lebih baik serta senantiasa memiliki kerendahan hati dan rela mengabdi sambil terus membangun komitmen pribadi kepada Tuhan Yesus,” ujar Kenap. Turut hadir, Ketua Majelis Daerah GPdI Sulut Yvonne Awuy-Lantu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mitra, Robby Sumual mewakili Bupati James Sumendap, serta Camat Tombatu, Hesky Kumesan.
(claudia rahim)