MANADO-Gubernur Olly Dondokambey mengajak masyarakat, stakeholder dan pemerintah daerah (pemda) untuk menyatukan langkah dengan berjuang bersama untuk membangun Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
“Kita harus satukan langkah. Jangan mendua hati. Seperti kata penyair Chairil Anwar, kami sudah coba apa yang kami bisa, tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti empat-lima ribu nyawa,” ucap Olly, Senin (24/9).
Dia menyebut, dengan berjuang bersama, maka akan diraih sukses bersama untuk membangun Sulut hebat dan sejahtera.
“Intinya, kita harus bersatu untuk memajukan daerah ini di segala aspek,” tuturnya.
Tak dapat dibantah, selama 955 hari memegang kendali Pemprov Sulut, atau dari 12 Februari 2016 hingga 24 September 2018, Gubernur Olly telah membawa Sulut meraih banyak prestasi dan kemajuan pembangunan di berbagai bidang.
Olly menuturkan, sejumlah progres pembangunan Sulut yang dapat dilihat dari perkembangan makro pembangunan Sulawesi Utara.
Diantaranya, pertumbuhan ekonomi Sulut, yang pada tahun 2015, masih berada pada angka 6,12%, terus meningkat, tahun 2017 berhasil mencapai angka 6,32%.
“Pencapaian ini jauh melebihi pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada angka 5,07%,” bebernya.
Tak hanya itu, Olly mengatakan, PDRB Sulut Tahun 2017 berada pada angka Rp110,16 triliun dengan pendapatan per kapita sebesar Rp44,76 Juta. Pertumbuhan ekonomi, didorong oleh strategi Pemprov Sulut dalam meningkatkan lapangan usaha, dan kinerja konsumsi pemerintah melalui percepatan penyerapan anggaran, meningkatkan kinerja ekspor, dan investasi.
“Data realisasi investasi, PMA di Sulut mencapai Rp4,6 Triliun, dan PMDN sebesar Rp1,4 Triliun, sehingga total investasi berjumlah Rp.6 Triliun. Kinerja ekspor juga meningkat hingga US$972,7 Juta, dan peningkatan kinerja perbankan, yang tercermin dari penghimpunan Dana Pihak Ketiga sebesar Rp5 Triliun, dan menyalurkan kembali kepada masyarakat,” papar Olly.
Menurut Olly, kinerja positif dari sektor ekonomi Sulut itu searah dengan tingkat inflasi. Bahkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulut berhasil meraih penghargaan dari Presiden RI Joko Widodo IJOkowi) sebagai TPID terbaik tingkat Provinsi di Kawasan Sulawesi.
“Sulut juga mencatat inflasi terendah, sepanjang Tahun 2017 dan 2018, mampu ditekan hanya 2,44%,” tandas Olly. (ivo)


Tinggalkan Balasan