MANADO-Asisten I Setdaprov Sulut Edison Humiang membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kependudukan, Program Pengendalian Penduduk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2018, di Kantor Gubernur Sulut, Selasa (2/10/2018).

Humiang yang mewakili Gubernur Sulut mengatakan, program kependudukan sangat penting dan jangan disepelekan penerapannya terlebih di instansi terkait kabupaten dan kota.

Dia menjelaskan, bahwa penduduk sebagai modal dasar dan faktor dominan pembangunan, harus menjadi titik sentral dalam pembangunan berkelanjutan.

Sejalan dengan itu, menurutnya, keberhasilan dalam mewujudkan pertumbuhan penduduk yang seimbang dan mengembangkan kualitas penduduk serta keluarga akan memperbaiki segala aspek dan dimensi pembangunan, serta kehidupan masyarakat untuk lebih maju dan mandiri.

Seperti diketahui berbagai peraturan perundang-undangan telah memberikan kewenangan bagi pemerintah provinsi terkait pengendalian penduduk,” ungkapnya.

Dia memaparkan, pengendalian penduduk yang dimaksud yakni Undang-Undang (UU )23/2014, dimana pemerintah provinsi diwajibkan untuk pemanduan dan sinkronisasi kebijakan Pemerintah Pusat dengan pemerintah daerah terkait pengendalian kuantitas penduduk, serta melakukan pemetaan perkiraan pengendalian penduduk cakupan daerah provinsi.

Kemudian, lanjut Humiang, Peraturan Pemerintah (PP) 87/2014, menyebutkan bahwa pengendalian kuantitas penduduk dilakukan melalui sinkronisasi kebijakan kependudukan ditingkat nasional dan daerah berhubungan dengan penetapan perkiraan jumlah, struktur dan komposisi penduduk.

Untuk itu dalam rangka sinkronisasi kebijakan pengendalian kuantitas penduduk, pemerintah menetapkan sejumlah program dan kegiatan meliputi perencanaan pendudukan, penyediaan parameter kependudukan,analisis dampak kependudukan,kerjasama pendidikan kependudukan,dan penanganan isu-isu kependudukan di daerah provinsi dan kabupaten/kota,” paparnya.

Dia berharap kepada semua pemangku kepentingan termasuk kabupaten/kota dapat saling bersinergis dan berkoordinasi dalam rangka pengendalian penduduk.

Sehingga melalui strategi pengendalian penduduk akan menjadikan penduduk sebagai sumber daya manusia yang tangguh bagi pembangunan dan ketahanan sosial,” tuturnya.

Dia menyebut, Gubernur memberikan apresiasi kepada segenap jajaran Dinas kependudukan,pencatatan sipil dan keluarga berencana Provinsi sulawesi utara atas penyelenggaraan kegiatan ini dan kepada peserta selamat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Disdukcapil dan KB Sulut, dr Bahagia R Mokoagow, serta perwakilan dari instansi terkait di kabupaten dan kota. (ivo)