MANADO-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sedang menyiapkan strategis khusus untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat objek-objek yang belum tergarap.

Kepala Bapenda Sulut Olvie Atteng mengatakan, pungutan pajak dan restribusi dalam mendongkrak PAD terus menjadi perhatian pihaknya.

Sasaran kita saat ini mencari tahu pundi-pundi PAD yang memang belum pernah disentuh atau digarap. Itu kita sudah siapkan strateginya,” kata Atteng, Rabu (24/10/2018).

Dia menyebut, belum lama ini pihaknya beremuk bersama dalam pertemuan dengan sejumlah pakar ekonomi dan ahli perencanaan membahas terkait PAD.

Kita berdiskusi dan menerima banyak masukan dari para pakar dan ahli tersebut. Ini menjadi satu pedoman bagi kami untuk menggarap sejumlah objek berdasarkan aturan yang bisa mendongkrak PAD di Provinsi Sulut,” tukasnya.

Atteng mengakui, seperti Dermaga Khusus yang ternyata dapat menjadi objek bagi pemerintah untuk meningkatkan PAD. Selain itu, ada beberapa objek lainnya yang sedang ditelusuri lebih lanjut potensinya.

Kita setiap hari lakukan evaluasi agar bisa ada gebrakan-gebrakan baru. Intinya, setiap objek PAD yang belum terdata akan kita garab dan maksimalkan,” ungkapnya.

Sesuai data dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulut, capaian realisasi target dari Bapenda Sulut sangat ideal dengan posisi per 17 Oktober sebesar Rp917 miliar (75,67%) dari total target Rp1,2 triliun.

Iya, capaian Bapenda Sulut terus menunjukan ada peningkatan. Ini masuk angka ideal karena sudah mendekati targetnya,” kata Kabid Anggaran, Erny Purukan.

Sekprov Edwin Silangen sebelumnya menuturkan, peningkatan PAD merupakan satu manfaat besar dalam menopang pembangunan daerah.

Menurutnya, peningkatan PAD ini tentunya harus pula ditunjang dengan kesadaran masyarakat dalam membayar kewajibannya seperti pajak kendaraan bermotor (ranmor).

PAD ini kan akan balik menjadi anggaran untuk menopang pembangunan daerah sendiri. Kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dan sebagainya, tentu sangat diharapkan dalam berkontribusi pada pembangunan daerah,” tandasnya. (ivo)