1.642 Pelamar CPNS Mitra Tak Capai Passing Grade

oleh
(Ilustrasi : Istimewa)

RATAHAN– Tahapan seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), berujung antiklimaks. Pasalnya, dari 1.653 pelamar, tercatat hanya 11 yang mampu mencapai passing grade (Ambang batas) yang ditetapkan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mitra, Sartje Taogan mengungkapkan, jadwal tahapan SKD sudah selesai dilakukan sesuai jadwal. Jumlah CPNS yang memenuhi passing grade hanya 11 pelamar.

“Ini hasil jauh dari apa yang kami harapkan. Pelamar yang mengikuti SKD jumlahnya 1.642. Tapi yang lulus hanya 11,” ujarnya kepada wartawan Selasa kemarin.

Lanjut dia, dari kebutuhan pegawai sesuai kuota sebanyak 203. Sementara kenyataanya, hasil di lapangan jauh berbeda.

“Di sisi lain kita harus berbangga. Ada satu pelamar asal Kabupaten Mitra yang punya nilai tertinggi se-Indonesia dari formasi dokter,” terangnya.

Sementara, dari data yang diperoleh, 11 CPNS yang lolos, terdiri dari lima untuk pelamar formasi guru matematika. Kemudian ada dua pelamar CPNS Guru Bahasa Inggris, serta masing-masing satu untuk dokter umum, teknik informatika, asisten apoteker dan manajemem transportasi.

“Selanjutnya 11 CPNS yang lolos ini, akan mengikuti Seleksi Kompotensi Bidang (SKB). Di situ mereka akan diuji sesuai bidang yang dilamar,” jelas Taogan. Ketua Panitia Seleksi CPNS Kabupaten Mitra, Robby Ngongoloy mengakui, pada tahapan SKD memang diberlakukan super ketat. Alhasil banyak formasi penerimaan CPNS Pemkab Mitra, belum memenuhi jumlah kouta. “Soal bagaimana nantinya,kita tetap akan menunggu petunjuk dari BKN. Apakah akan dilakukan seleksi kembali. Atau melihat dari perolehan poin,” tukas Ngongoloy. (Marvel Pandaleke/cr)