Pemerintah Diminta Awasi Pembangunan Gedung Bertingkat di Sulut

oleh
Pembangunan pesat terus terlihat di Sulut, khususnya di Kota Manado. Pemerintah diminta mengawasi pembangunan gedung bertingkat karena Sulut merupakan daerah rawan gempa. (Istimewa)

MANADO-Pemerintah daerah (pemda) baik provinsi dan kabupaten/kota diminta mengawasi maksimal proses pembangunan gedung bertingkat di Sulawesi Utara (Sulut). Penting itu dilakukan supaya struktur bangunan yang dibangun sesuai spesifikasi dan tahan guncangan gempa.

Pengurus Forum Masyarakat Peduli Pendidikan dan Pembangunan (Formid) Decky Mintje mengatakan, pembangunan gedung bertingkat di Provinsi Sulut, khususnya di kawasan perkotaan seperti di Manado dan Bitung sangat pesat. Menurutnya, struktur bangunan bertingkat harus sesuai spesifikasi agar tahan terhadap gempa.

Gedung bertingkat harus aman. Baik mall, perkantoran, sekolah dan rumah sakit harus kuat dan tahan gempa. Ini penting diseriusi, karena mengingat Sulut merupakan salah satu daerah potensi terjadi gempa bumi,” kata Mintje, Senin (14/1/2019).

Dia menuturkan, antisipasi dengan pengawasan sangat penting, karena banyak daerah di Indonesia yang dilanda gempa, bangunannya mudah ambruk karena struktur yang tidak kuat.

Kita harus banyak belajar dari banyak kejadian belakangan ini. Kita juga perlu melihat pembangunan di negara-negara maju yang potensi terjadi gempa seperti di Jepang. Struktur bangunan di negara tersebut sangat kuat terhadap guncangan,” tuturnya.

Gubernur Olly Dondokambey sebelumnya mengatakan, pihaknya memang akan menyeriusi pembangunan gedung bertingkat di Sulut. Olly menyebut, pemprov akan meminta rekomendasi dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait pengawasan tersebut.

Iya, ini memang sangat penting, karena daerah ini juga rawan dilanda gempa. Perlu ada upaya antisipasinya,” ungkap Olly, belum lama ini.

Lanjut dia, konstruksi bangunan terutama gedung bertingkat, memang mesti sesuai spesifikasi dengan melihat kekuatan dan pondasi bangunan, supaya jika dihantam gempa hingga kekuatan besar bangunannya tetap kokoh.

Kita akan awasi pembangunan di daerah ini. Jika tidak sesuai konstruksi dan spesifikasi, pastinya bangunan tersebut akan dihentikan pembangunannya. Kita juga akan minta rekomendasi dari Kementrian PUPR,” tuturnya. (rivco)