RR-RD Terima Akta Hibah Tanah RSU Tondano dari Keluarga Besar Wagub

oleh -
Bupati Minahasa, Roy Roring. (Foto:Istimewa)

TONDANO— Tekad Bupati Royke Oktavian Roring  dan Wakil Bupati Robby Dondokambey (RR-RD) dalam mendorong kesejahteraan masyarakat Minahasa melalui peningkatan sarana prasarana kesehatan mendapatkan sambutan positif.

Salah satunya terkait rencana pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Tondano. Dukungan tersebut terlihat saat tiga keluarga yakni Kandouw-Lompoliuw, Kandouw-Tanos dan Pioh-Kandouw menghibahkan lahan seluas 3 hektare (Ha) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa untuk dijadikan lokasi pembangunan RSU Tondano, Rabu (23/1/2019).

Pemberian hibah tersebut tertuang melalui Akta Hibah Nomor 08/2019 tertanggal 21 Januari 2019. Tanah yang dihibahkan berlokasi di Kelurahan Paleloan, Kecamatan Tondano Selatan.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat kabupaten Minahasa menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga pak Wakil Gubernur Steven Kandouw, yakni keluarga Kandouw-Lompoliuw, keluarga Kandouw-Tanos dan keluarga Pioh-Kandouw atas pemberian bantuan hibah lahan pembangunan rumah sakit umum Tondano,” ungkap Bupati Roring.

Pemkab Minahasa, kata Bupati, telah mengalokasikan anggaran Rp4 miliar untuk pengadaan lahan pembangunan RSU Tondano dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018.

Namun dengan adanya bantuan hibah tersebut maka anggaran yang sebelumnya telah disediakan dapat dialokasikan untuk menunjang sektor-sektor strategis lainnya.

“Bantuan hibah ini merupakan kontribusi yang positif bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Minahasa kedepan. Jadi sekali lagi, kami sampaikan banyak-banyak terima kasih atas dukungan dari pak wakil gubernur dan keluarga,” tandas Bupati.

Diketahui, peningkatan mutu pelayanan kesehatan jadi salah satu program prioritas RR-RD tahun ini. Apalagi sektor ini bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selain itu ada juga sektor-sektor lainnya digenjot, diantaranya pendidikan, sosial kemasyarakatan, kepedudukan, pemukiman rakyat, lingkungan dan sejumlah sektor vital lainnya. (Carren Pandeiroth)