Hari Ketujuh Tim SAR Gabungan Temukan Penggalan Kaki Manusia dan Satu Korban Meninggal Dunia

oleh -
Korban meninggal dunia saat dibawa ke RSUD Kotamobagu. (FOTO: Istimewa)

BOLMONG – Masuk hari ketujuh, Senin (4/3/2019) Tim SAR Gabungan, Sekira Pukul 17.00 WITA, berhasil mengangkat satu korban meninggal dunia dan menemukan penggalan kaki di Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) Busa, Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Ismail Ambaru warga Desa Mopait saat berada di lokasi, menuturkan. Jenazah ditemukan saat alat berat excavator melakukan penggalian di dalam lubang.

“Kira-kira sore hari alat berat yang bekerja saat menggali material menemukan mayat yang diduga warga Desa Tanoyan Selatan Kecamatan Lolayan,” ungkap dia, Senin (4/3/2019) malam tadi.

Sesuai dengan data resmi dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu yang diterima oleh BPBD Bolmong, bahwa korban longsor Tambang Super Busa di Desa Bakan Kabupaten Bolmong yang pertama ditemukan, Senin (4/3/2019) sore tadi bernama, Juslan Rantenilo (36).

Korban tersebut, diketahui warga Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan dengan ciri-ciri bertato mawar di lehernya. Pun ini sesuai dengan apa yang disampaikan Sekretaris Desa Tanoyan Selatan, Sehan Yakub.

Sekedar diketahui, Tim SAR Gabungan baru menemukan satu korban dan satu buah kaki di lokasi.

Dengan ditemukan satu korban, senin sore tadi jumlah yang telah dievakuasi 29 orang. 11 orang meninggal 18 selamat. (Ebby Makalalag/KORAN SINDO MANADO)

 

Editor: Valentino Warouw