PLN UP3 Manado Jamin Pasokan Listrik Tidak Tergangu Saat Pemilu 

oleh -
Manajer PLN UP3 Manado Kuswantono (tengah) menjamin pasokan listrik selama Pemilu. Istimewa

MANADO—PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manado menjamin pasokan listrik tidak akan terganggu saat Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019.

Manajer PLN UP3 Manado Kuswantono mengatakan, pihaknya menjamin kelancaran operasional sistem kelistrikan.

“Kami pastikan sistem kelistrikan selama pelaksanaan Pemilu 2019 tidak ada pemadaman yang terencana,” ujar Kuswantono saat apel siaga kesiapan listrik Pemilu, Senin, 15/4/2019.

Kuswantono, dalam apel siaga pihaknya telah mempersiapkan serangkaian alat dan sumberdaya manusia (SDM) demi menjamin keandalan pasokan listrik selama tahapan proses Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2019.

“Mulai dari masa kampanye, masa tenang, hari pencoblosan, hingga proses rekapitulasi penghitungan suara,” kata dia.

Kuswantono yang memimpin langsung Apel Siaga Pemilu 2019 itu dengan diikuti seluruh unsur yang terlibat dalam kesiapan keandalan pasokan kelistrikan yang terdiri atas 64 personel inti (petugas piket siaga), manajemen PLN UP3 Manado, dan petugas pelayanan teknik.

Dalam apel itu, dilakukan juga gelar peralatan untuk memastikan kesiapan seluruh peralatan kerja, alat pelindung diri (APD), armada pelayanan teknik, personel siaga, serta standar operasional prosedur (SOP).

“Jika ada pemadaman karena kondisi alam, maka akan segera mungkin diperbaiki oleh tim yang siaga selama 24 jam di seluruh wilayah UP3 Manado,” kata dia.

PLN Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) mengalami surplus sekitar 93 MW, untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Kuswantono mengatakan cadangan daya pada sistem kelistrikan Sulawesi Utara Gorontalo (SulutGo) saat ini lebih dari cukup.

Sudah dipastikan sebelumnya dalam rapat koordinasi internal dengan sejumlah Unit PLN terkait, bahwa kondisi kelistrikan SulutGo aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. “Dengan Daya Mampu sistem SulutGo sebesar 451 MW dan Beban Puncak Malam di kisaran 358 MW, maka ada surplus daya sekitar 93 MW,” katanya.

Sejumlah kegiatan pemeliharaan jaringan telah dilakukan sebelumnya untuk meminimalisir gangguan dan memastikan keandalan pasokan listrik aman, apalagi saat ini untuk mensukseskan pesta demokrasi Pemilu 2019.

Bahkan, katanya, sekiranya terjadi gangguan berarti pada sistem transmisi maupun distribusi, pihaknya telah menyiapkan cadangan genset di Kantor KPU Provinsi dan 7 KPU Kabupaten/Kota. (stenly sajow)