Tidak Ada Pagar Pengaman Jalan, Mobil Daihatsu Masuk Jurang di Jalur Gunung Potong

oleh -
Tampak, masyarakat berkumpul di lokasi kecelakaan di jalur Gunung Potong Mitra. (ist)
RATAHAN-Jalan trans pintu masuk Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) tepatnya di jalur Gunung Potong Desa Pangu Satu, Kecamatan Ratahan Timur, kembali memakan korban.
Kali ini, mobil Daihatsu jenis bak terbuka terjun ke jurang sedalam 15 meter. Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 07:30 Wita, Sabtu (15/06/2019).
Pengendara mobil bernomor polisi DB 8892 BD, Endro Sigar, warga Tonsaru, Kecamatan Tondano Selatan, tak mampu mengendalikan kendaraan setelah menghindari tabrakan dengan kendaraan motor dari arah berlawanan.
“Mobil korban bergerak dari arah Langowan menuju arah Ratahan. Pada saat melewati  area gunung potong pengemudi Endro Sigar membanting stir ke kiri untuk menghindari tabrakan dengan sepeda motor yang bergerak dari arah sebaliknya,” ujar Kapolsek Urban Ratahan Kompol Ronni Tumalun.
Selanjutnya. terang kapolsek, pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan terjatuh keluar dari badan jalan dan masuk ke jurang kira-kira sedalam 15 meter di sebelah kiri dari arah Langowan menuju arah Ratahan.
“Mobil oleng tak terkendali dan terjung ke jurang,” ujar Kapolsek.
Akibat kecelakaan tersebut pengemudi  Endro Sigar, mengalami benturan didada selanjutnya dibawa ke RS di Tondano Kabupaten Minahasa.
“Pada saat petugas tiba di lokasi mengamankan STNK kendaraan, korban pengemudi dan kunci kendaraan sudah tidak berada di TKP. Selanjutnya petugas mengecek korban di RSUD Noongan dan RS Budi Setia Langowan tetapi tidak ada. Selanjutnya mendapat informasi dari Pemilik kendaraan atas nama Marvil Keso, pengemudi sudah dirawat di RS di Tondano,” jelas Kapolsek.
Diketahui, selain menghindari tabrakan, keadaan jalan licin ditenggarai ikut jadi pemicu. Belum lagi, sebagian kawasan tersebut tidak ada pagar pengaman jalan (Guard Rail). (marvel pandaleke)