Kerja Sama Perdagangan, Hongkong Lirik Potensi Perikanan Sulut

oleh -
Hongkong   terus melihat potensial bisnis di Sulawesi Utara (Sulut) untuk bisa diperdagangkan di Hongkong, bahkan bisa ke China melalui Hongkong. KORAN SINDO MANADO

MANADO–Hongkong lirik potensi perdagangan di sektor perikanan dan buah-buahan asal Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Peluang bisnis antara Sulut dan Hongkong, kami melihat unggulannya ada pada seafood dan buah-buahan,” ujar Direktur Jenderal Pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSARG)  Kin-wai, Jumat, 26/7/2019.

Menurut dia, pihaknya juga terus melihat potensial bisnis di Sulut untuk bisa diperdagangkan di Hongkong, bahkan bisa ke China melalui Hongkong.

Pihaknya juga menilai, Sulut menjadi wilayah strategis untuk melakukan kerjasama perdagangan dengan Hongkong.

Sebab selain memiliki potensi sumberdaya alam yang melimpah, Sulut juga sedang menunjukkan pertumbuhan positif dalam dunia pariwisata. Apalagi kata dia, Sulut mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat

“Bagi kami Sulut adalah daerah yang potensial, karena juga Manado menjadi fokus pembangunan pemerintah pusat,” paparnya.

Sebab itu demi menggali potensi daerah, pihaknya sudah berdialog dengan asosiasi pengusaha daerah bahkan dengan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw di Kantor Gubernur. “Kami melihat apa saja pembangunan dan perdagangan yang relevan bagi Sulut dan Hongkong,” ujarnya.

Dari hubungan kerja yang baik pihaknya berharap Indonesia dan Hongkong bisa meningkatkan hubungan perdagangan. Sebab sebelumnya sudah ada perjanjian kerjasama untuk mengurangi hambatan perdagangan dari kedua negara.

Pihaknya juga mengundang, pengusaha asal Sulut untuk berinvestasi di Hongkong. Sebab produk yang dipasarkan di Hongkong bisa terus dijual hingga China daratan.

“Perusahaan akan mulai di Hongkong untuk ciptakan market aware dulu baru akan ke China,” paparnya. Dikarenakan, Hongkong juga menjadi pintu gerbang perdagangan masuk ke China. “Perusahaan di Manado untuk ke China bisa lewat Hongkong. Sebab Hongkong menjadi pusat bisnis internasional,” ujarnya. “Kami ajak investor di Indonesia untuk bisa menemukan potensial investasi atau bisnis partner,” ujarnya

Selain perdagangan, pihaknya juga mengajak orang orang profesional di Manado untuk bertukar pikiran dengan profesional Hongkong, utamanya dalam pembangunan infrastruktur. Hal ini bisa diimplementasikan untuk membangun daerah Sulut. Bahkan, pihaknya juga membuka beasiswa bagi warga Indonesia, termasuk di Sulut untuk belajar di Hongkong. (stenly sajow)