Kabupaten/Kota Didorong Gelar Pameran Bursa Kerja

oleh -
Asisten II Rudi Mokoginta saat mewakili Gubernur Sulut membuka Pameran Bursa Kerja Pemprov Sulut di IT Center Manado. (Rivco Tololiu)

MANADO-Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendorong pemerintah daerah (pemda) di kabupaten dan kota menggelar pameran bursa kerja (job fair). Penting itu diseriusi untuk menekan jumlah penangguran di setiap daerah.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sulut Rudi Mokoginta mengatakan, program pameran bursa kerja sejalan dengan program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) yang mesti digenjot di 15 kabupaten dan kota.

Program ini sangat baik untuk memfasilitasi masyarakat mendapatkan pekerjaan. Kalau warga mendapatkan pekerjaan, pasti akan berpenghasilan. Ini berdampak juga menekan angka kemiskinan,” ungkap Mokoginta, Minggu (11/8/2019).

Dia menjelaskan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemprov Sulut sangat rutin menggelar job fair. Baru-baru ini, lanjut dia, pameran bursa kerja yang digelar dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengisi 2.500 lowongan pekerjaan yang disiapkan sekira 50 perusahaan.

Job fair ini baru dari Pemprov Sulut. Kalau kabupaten/kota juga rutin menggelar kegiatan serupa meski berskala kecil, itu akan sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya pencari kerja,” tuturnya.

Dijelaskan Mokoginta, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) peningkatan pengangguran justru berada di perkotaan. Perdesaan yang sebelumnya terdapat banyak pengangguran justru berkurang dengan adanya program dana desa (dandes) yang dikucurkan pemerintah pusat.

Nah, mungkin dengan adanya program job fair, angka pengangguran di perkotaan bisa ditekan bersama. Ini kiranya dapat menjadi perhatian pemda di kabupaten/kota,” harap Mokoginta.

Kepala Disnakertrans Sulut Erny Tumundo menjelaskan, program job fair yang digelar membuka peluang kerja bagi lulusan SMA/SMK hingga S1. “Hari pertama saja sudah ada ribuan pencari kerja yang mendaftar. Kegiatan seperti ini tidak dipungkiri menjadi penantian bagi masyarakat,” akunya.

Tumundo membeber, selain Pemprov Sulut, daerah lain yang sudah menggelar job fair yakni Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara (Minut), Kota Manado dan Tomohon.

Baru empat kabupaten/kota ini yang sudah pernah menggelar job fair. Kami berharap kabupaten/kota lain bisa menggelar kegiatan ini karena sangat bermanfaat bagi pencari kerja di Sulut,” tukasnya. (rivco tololiu)