Pemkot Bitung Hibahkan Rp33 Miliar untuk Pilkada 2020

oleh
Wali Kota Bitung, Max J Lomban bersama Ketua KPU Kota Bitung, Deslie Sumampouw, menandatangi Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), Jumat (13/9) di Botanica Resort Ranowulu. (Foto:Istimewa)

BITUNG – Sebagai bentuk komitmen dan kesiapan mendukung ketersediaan anggaran untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang, Pemerintah Kota Bitung menghibahkan angngaran senilai Rp33 miliar untuk pelaksanaan Pilkada kepada KPU Kota Bitung.

Pemberian dana hibah ini ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Wali Kota Bitung, Max J Lomban selaku Pemerintah Kota Bitung dengan Ketua KPU Kota Bitung, Deslie Sumampouw di Botanica Resort Ranowulu, Jumat (13/9). Penandatanganan NPHD ini disaksikan Ketua KPU RI, Arief Budiman dan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara pemilu (DKPP) RI, Harjono.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Bitung, Max J Lomban mengatakan, penandatanganan NPDH merupakan bentuk komitmen dalam mendukung dan mensukseskan Pemilu serentak Tahun 2020. “Ini bentuk komitmen Pemkot Bitung agar pelaksanaan Pemilu Tahun 2020 mendatang berjalan lancar dan sukses,”ujar Lomban.

Sementara, Ketua KPU Bitung, Deslie Sumampouw mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Bitung yang telah memberikan dana hibah untuk Pilkada. “Kami sangat berterima kasih kepada Pemkot Bitung yang boleh menyetujui anggaran kebutuhan KPU untuk pilkada 2020 mendatang, kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya,”ujar Sumampouw.

Dalam kesempatan ini, Ketua KPU RI, Arief Budiman mengungkapkan, dari 261 kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada serentak 2020, Pemkot Bitung yang pertama memberikan dana hibah. ”Kota Bitung pertama di Indonesia yang melakukan penandatanganan NPHD, ini patut diberikan apresiasi,”ujar Budiman.

Senada dengan Budiman, Ketua DKPP RI, Harjono, menambahkan,  Kota Bitung terletak jauh dari Ibukota dan diujung Utara Sulawesi tapi mampu memberikan perbedaan. “Dengan penendatanganan NPDH hari ini, saya berharap agar hal ini dapat diikuti oleh kabupaten/kota lain di Indonesia,”tuturnya. (Yappi Letto)