Polda Sulut Turunkan 100 Tenaga Medis di Tondano

oleh -
Tampak, pelaksanaan Bakti Kesehatan oleh Polda Sulut di Kampus UNIMA Tondano. Polda menurunkan sekira 100 tenaga medis untuk melayani kesehatan warga dalam memperkuat program kepolisian dengan masyarakat. (ist)

TONDANO – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) lewat Bidang Dokkes bersama RS Bhayangkara Manado mengerahkan sekira 100 tenaga medis dalam kegiatan Bakti Kesehatan Polri di Kampus Universitas Negeri Manado (UNIMA), Selasa (15/10/2019).

Menurut Kabid Dokkes Polda Sulut dr. Freddy Worang, MARS, para tenaga medis tersebut terdiri dari para dokter spesialis, dokter umum, perawat, dimana Polda Sulut juga bekerja sama dengan berbagai pihak diantaranya Pemprov Sulut, Pemkab Minahasa, Dinas Kesehatan, BKKBN dan PMI serta Unima.

“Unima menyambut kegiatan ini dengan sangat antusias,” ujar Kabid Dokkes di sela-sela kegiatan.

Ia mengatakan, kegiatan itu membuat perasaan aman dan nyaman di tengah masyarakat, dan kian memperkokoh kedekatakan polisi dan masyarakat.

“Mungkin baru kali ini bakti kesehatan Polri yang bisa dilaksanakan di Kampus,” ujarnya.

Ia berharap kedepan polisi lebih dekat dengan masyarakat, baik warga pada umumnya maupun warga kampus.

Dalam kegiatan itu, Polda Sulut memberikan pelayanan kesehatan antara lain pelayanan KB, khitanan massal, pemeriksaan IVA, pengobatan umum, pengobatan gigi dan donor darah.

Rektor Unima, Julyeta P.A Runtewene, mengpresiasi kegiatan itu. Selaku rektor Julyeta, menyampaikan penghargaaan dan terima kasih kepada jajaran kepolisian yang mempercayakan Unima menjadi lokasi bakti kesehatan.

Ia menegaskan bahwa saat ini Kampus Unima dalam kondisi aman dan kondusif sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan baik. (alfrits semen)