Remaja Rentan Kejahatan Jalanan, Perlu Peran Aktif Orang Tua

oleh -
Tampak, para remaja yang diamankan dalam patroli yang digelar Polresta Manado, Sabtu (9/11). Banyak dari mereka diamankan karena terlibat tawuran. (deidy wuisan)

MANADO – Maraknya tingkat kriminalitas jalanan di Kota Manado seperti tawuran antar pemuda, penyalahgunaan minuman beralkohol (minol), senjata tajam (sajam), sex bebas, obat-obatan terlarang dan sebagainya, sudah sepatututnya menjadi perhatian semua pihak.

Sesuai pantauan SINDOMANADO.COM pada Sabtu (9/11) malam, tim Patroli Rayon Unit Sabhara Polresta Manado berhasil mengamankan sedikitnya 30-an remaja berusia 13-17 tahun karena melakuan aksi tawuran di wilayah Pondol, Kecamatan Wanea dan Megamas.

Akibat tawuran tersebut, seorang petugas keamanan di area Megamas yang mencoba melerai perkelahian malah menjadi korban pemukulan para pelaku.

Mendengar adanya informasi tawuran, Patroli Rayon Unit Sabhara Polresta Manado dipimpin Kasat Sabhara AKP Supriyadi langsung bergerak ke lokasi.

Mirisnya, dari 30-an orang yang di amankan polisi dalam aksi tersebut semuanya adalah remaja yang umumnya adalah pelajar SMP dan SMA.

Salah satu remaja yang diamankan berinisial A (13) mengatakan, dirinya hanya diajak temannya untuk nongkrong di belakang megamal dan akibat sudah mengkonsumsi minuman beralkohol akhirnya terpancing dan bersama-sama melakukan tawuran.

“Awalnya kami datang berlima kemudian datang lagi teman-teman kami yang lain dan mengajak untuk ‘bagate’ dan berkelahi,” ungkapnya.

Kasat Sabhara Polresta Manado AKP Supriyadi sangat menyayangkan dalam patroli tersebut, sebagian besar yang diamankan adalah anak-anak usia remaja yang seharusnya diusia mereka kewjibannya adalah bersekolah dan belajar.

“Seharusnya di umur-umur mereka, tidak  untuk nongkrong sampai larut malam apalagi sambil mengkonsumsi minuman beralkohol dan akibatnya terjadi tawuran. Peran orang tua sangat penting untuk mengawasi pergaulan anaknya masing-masing,” ujar dia.

Lanjut Supriyadi, para remaja ini akan diberikan pembinaan oleh Polisi agar dilain waktu tidak mengulangi aksi tersebut.

“Kami akan memanggil orang tua dari mereka untuk diberikan pembinaan karena dalam hal ini orang tua amat sangat berpengaruh bagi pertumbuhan karakter anak,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel mengatakan, pihaknya akan dengan rutin melakukan operasi kepolisian khususnya di tempat-tempat ramai dan rawan dalam rangka menurunoan angka kriminalitas jalanan.

“Polresta Manado memang sedang giat-giatnya melakukan operasi dalam rangka meminimalisir kejahatan jalanan, bukan hanya operasi kepolisian secara rutin namun juga sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah, mengingat umumnya yang terdampak adalah anak muda usia sekolah yang produktif”, imbuhnya. (deidy wuisan)