BPJAMSOSTEK Apresiasi Kinerja Jurnalis di Sulawesi-Maluku

oleh -
Media gathering BPJSMSOSTEK wilayah Sulama di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin, 9/12/2019. KORAN SINDO MANADO

MANADO—Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) mengapresiasi kinerja jurnalis di wilayah Sulawesi Maluku (Sulama).

Asisten Deputi Bidang Hubungan Masyarakat BPJAMSOSTEK Erfan Kurniawan mengatakan, peran media sangat penting bagi bpjsmsostek. Pasalnya lewat penyebaran informasi,  citra positif bpjsmsostek bisa terbangun ditengah masyarakat.

“Program-program kami bisa berjalan baik berkat bantuan dari rekan-rekan media,” paparnya saat media gathering BPJSMSOSTEK wilayah Sulama di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin, 9/12/2019.

Maka dari itu, pihaknya juga meminta kepada seluruh wilayah untuk membangun hubungan strategis dengan media. “Kami apresiasi media karena sudah mempublikasikan terkait manfaat yang kami berikan,” jelasnya.

Lanjut dia, dukungan media untuk menyebarluaskan informasi sangat penting, utamanya untuk menjaring kepesertaan dari semua lapisan masyarakat.

Salah satunya kata dia, untuk program jaminan kematian, di mana telah terjadi kenaikan santunan kematian dari Rp24 juta menjadi Rp42 juta. Menariknya kenaikan santunan itu tidak diikuti kenaikan iuran. Belum lagi beasiswa bagi dua orang  anak sampai perguruan tinggi. “Kami perlu dukungan media menyebarluaskan informasi ini,” ujarnya.

Pada kesempatan itu,  Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Sulama Toto Suharto mengatakan, panggilan baru  untuk membedakan dengan BPJS Kesehatan. “Kami menginisiasi call name kami yang baru, ini buka nama baru. Just call name BPJAMSOSTEK,” ujarnya Toto.

Soal panggilan itu kata dia, sudah diatur dalam peraturan direksi. Karena itu lanjut dia,  mulai saat ini pihak, semua kalangan masyarakat termasuk media bisa memanggil BPJAMSOSTEK untuk BPJS ketenagakerjaan. “BPJAMSOSTEK supaya masyarakat bisa melihat dan mengenal dengan cepat. Termasuk dalam kampanye promosi kami,” paparnya.

Dikatakannya, pihaknya sudah mulai menggunakan panggilan baru tersebut mulai dari kop surat hingga kartu nama. Selain itu, dalam rilis berita pihaknya sudah menggunakan panggilan tersebut dengan penulisan huruf kapital. (stenly sajow)