Pemprov Terima Aspirasi Masyarakat dari DPRD Sulut, Wagub Tegaskan Perangkat Daerah Tindaklanjuti

oleh -
Tampak, suasana rapat paripurna yang berlangsung di Kantor DPRD Sulut. Rapat paripurna tersebut salah satu agendanya yakni menyampaikan aspirasi masyarakat dari anggota DPRD Sulut kepada Pemprov. (Ist)

MANADO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Paripurna Penutupan Sidang Terakhir Tahun 2019, sekaligus penyampaian laporan kinerja Alat Kelengkapan Dewan (AKD), penyampaian laporan kegiatan masa reses terakhir tahun 2019, pembukaan masa persidangan pertama tahun 2020, serta penetapan rencana kerja tahun 2020, Selasa (7/1/2020).
Kesempatan itu, pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) menerima ratusan aspirasi masyarakat yang diserap anggota DPRD Sulut pada masa reses terakhir di 2019.
Wakil Gubernur Steven Kandouw menerima langsung aspirasi tersebut yang diserahkan dalam bentuk dokumen. Aspirasi 45 anggota DPRD Sulut itu, dibagi dalam enam daerah pemilihan.
Kandouw mengatakan, aspirasi tersebut akan dipenuhi menggunakan prinsip double entry, yakni apa yang jadi kebutuhan dan keinginan aspirasi masyarakat.
“Kami menyadari kami punya banyak keterbatasan untuk menyerap apa keinginan masyarakat. Reses DPRD sangat membantu,” tuturnya.
Dia meyakinkan, tidak ada satupun poin yang tidak diperhatikan oleh perangkat daerah Pemprov Sulut, tidak ada itu saat APBD diketuk aspirasi tidak dipenuhi. Sistem sudah diatur ada mekanismenya.
“Tolong kepala daerah kolaborasi lebih lanjut. Masing-masing perangkat daerah dan komisi sampaikan misalnya ke kementrian,” tuturnya.
Ketua DPRD Andrei Angouw yang memimpin jalannya paripurna mengajak semua masyarakat di Provinsi Sulut untuk bekerja sebaik-baiknya dan bekerja secara bersama-sama.
Menurut dia, ini adalah agenda paripurna penutupan masa sidang terakhir tahun 2019, sekaligus penyampaian laporan kinerja AKD serta penyampaian laporan kegitan masa reses terakhir tahun 2019 dan pembukaan masa persidangan pertama tahun 2020 serta penetapan renja tahun 2020.
“Kiranya aspirasi-aspirasi yang didapat oleh anggota DPRD Sulut saat melakukan reses bisa di tindaklanjuti Pemprov Sulut,” harap dia. (valentino warouw/rivco tololiu)