Tulude Batu Putih Atas Sukses, Lomban Menari Empat Wayer Bersama Warga

oleh -
Wali Kota Bitung, Max J Lomban, didampingi Lurah Batu Putih Atas, Selmi Katiandagho bersama suami, Dion Rorimpandey, Menari Empat Wayer bersama warga usai gelar upacara adat Tulude Batu Putih Atas, kemarin. (FOTO: Istimewa)

BITUNG – Mengungkapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkat melimpah yang diberikan selama 2019 lalu serta memohon berkat memasuki tahun 2020 ini, warga masyarakat Kelurahan Batu Putih Bawah, Kecamatan Ranowulu, menggelar pesta adat Tulude, Kamis (6/2/2020).

Diawali dengan arak-arakan dua kue Adat Tamo bersama Lurah dan suami, para pemangku adat, mulai dari halaman Kantor Lurah, diiringi dengan musik tradisional Tagonggong, selanjutnya mengelilingi Kelurahan Batu Putih Atas, dan berakhir pada bangsal acara. Selanjutnya, prosesi pemotongan kue adat Tamo, dilanjutkan dengan ibadah syukur, dilayani Pdt Nuryana Harimisa-Sinipirang.

“Melalui pesta adat tulude ini, mari ciptakan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat, mulai dari Pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan peliharalah terus kebersamaan, baku-baku bae dan baku-baku sayang, dengan harapan, Tuhan akan terus berkati saya dan saudara-saudara di tahun 2020 ini, serta memberkati usaha dan pekerjaan kita,”ungkapnya.

Sementara, Wali Kota Bitung Max J Lomban dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Upacara Adat Tulude telah dilaksanakan turun-temurun, karena itu sebagai generasi penerus bangsa, kita wajib melestarikannya. Mari kita naikan ungkapan syukur Karena Tuhan menjaga dan melindungi kita, sehingga tahun 2019 bisa kita lalui, mari menuju Tahun 2020 yang masih misteri, tapi dengan keyakinan, Tuhan selalu bersama kita,”ujarnya.

Lomban juga memaparkan program pemerintah yang membantu meringankan beban masyarkaat, diataranya memberikan beasiswa kurang mampu, BPJS Kesehatan melalui Program Tali Kasih, bantuan pendidikan ke SMA Lokon, bantuan pangan non tunai bagi bagi keluarga yang tergolong kurang mampu, bantuan makanan bagi balita melalui Puskesmas, melakukan pertanian organik, Realisasi Dana kelurahan Rp254 juta per kelurahan untuk bangunan fisik dan ditambah Rp514 juta dari APBD untuk kegiatan nonfisik, santuan duka sebesar Rp2,5juta per kejadian, serta bantuan untuk lansia dan orang cacat.

Usai rangkaian kegiatan Tulude dan makan bersama warga, Lomban didampingi Sekot Audy Pangemanan, para asisten dan jajaran kepala perangkat daerah, menari empat wayer bersama warga Batu Putih Atas, dipimpin Lurah, dipandu Camat Ranowulu, Dolfi Rumampuk.

Salah satu warga yang diwawancarai SINDOMANADO.COM, David Katang mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut, sangat ditonjolkan pagelaran budaya, seperti Masamper, Tagonggong dan Tari Empat Wayer. “Akhir dari acara ini, dilaksanakan makan bersama, atau bahasa sangihenya, Saliwang Banua ini inti dan puncak dari Tulude,”ujar Tokoh Masyarakat Batu Putih ini, sambil menambahkan, usai acara tersebut, akan dilanjutkan dengan Masamper dan Empat Wayer. (Yappi Letto)