Selama Siaga Darurat Covid-19, 10.000 KK di Boltim Dapat Bantuan Sembako

oleh -
Posko Pencegahan Covid-19 yang ada di Desa Guaan, perbatasan Kabupaten Boltim-Minsel. (FOTO: Istimewa)

BOLTIM – Mengantisipasi dampak ekonomi dari penyebaran virus Korona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menyiapkan logistik berupa sembilan bahan pokok (Sembako) bagi 10.000 kepala keluarga (KK) kurang mampu, selama dua bulan.

Menurut Bupati Sehan Landjar, pentingnya upaya pemantauan, pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus Korona, maka dipandang perlu untuk rencana aksi yang efektif, efisien dan terukur. Sehingga, ia menginstruksikan Badan Ketahanan Pangan untuk menghitung jumlah kebutuhan Sembako tersebut, selama masa berlaku siaga darurat Covid-19 yang diupayakan berlaku sejak 30 Maret sampai 30 Mei mendatang. “Segera bentuk tim untuk penyaluran sembako, melibatkan unsur Polri, TNI, Pemda, pemerintah desa, organisasi masyarakat, serta kepemudaan dan lainnya yang dianggap berkompoten,” kata Bupati Kamis (26/3/2020).

Bupati dua periode itu juga meminta Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Boltim sebagai koordinator aksi untuk melakukan perhitungan pergeseran anggaran, baik dana alokasi umum (DAU) dan dana desa 2020, sesuai peraturan dan Kebutuhan.

Tak hanya itu, ia juga meminta dinas kesehatan untuk menghitung kebutuhan anggaran untuk kelengkapan sarana baik pembelian masker, alat semprot dan pengeras suara. “Siapkan pemasangan tenda di wilayah perbatasan, berkoordinasi degan dinas sosial terkait hal-hal lain yang dianggap perlu,” pintanya.

Eyang, sapaan akrab bupati, juga meminta para camat dan sangadi untuk melakukan pengawasan terhadap kegiatan masyarakat di masing-masing desa, serta melaporkan secara berkala perkembangan dan kesehatan yang ada. “Kepada gugus tugas pemerintah daerah, segera memasukkan data jumlah jiwa atau KK bagi yang berpotensi kesulitan ekonomi akibat pembatasan aktivitas masyarakat,” terangnya.(Novianti Kansil)