Satu PDP Bitung Meninggal, Pemkot Isolasi Keluarga di Puskesmas

oleh
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bitung, Franky Ladi didampingi Kadis Kesehatan dr Jeaneste Watuna, Kalakhar BPBD Rudy Wongkar dan Kabag Protokol dan Kompi Albert Sergius dalam konferensi pers, Kamis (16/4/2020). (FOTO: Istimewa)

BITUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung melalui Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bitung, Franki Ladi memaparkan kondisi terakhir penanganan Covid-19 di Kota Bitung melalui konferensi pers di Posko Tanggap Darurat BPBD Kota Bitung, Kamis (16/4/2020).

Dalam kesempatan ini, Ladi mengatakan, Pemkot Bitung terus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut untuk memberikan informasi terbaru terkait virus mematikan tersebut dan penanganannya.

“Tadi malam satu orang PDP meninggal dan langsung dimakamkan di TPU Kota Bitung, Kelurahan Pinagunian, Kecamatan Aertembaga. Saya memimpin langsung pemakaman ini disaksikan Kabag Ops Polres Bitung dan Danramil 1310/01 Bitung,”ujarnya.

Asisten 1 Setda Bidang Pemerintahan dan Kesra ini menambahkan, pemakaman selesai jam 10 malam dengan protokol Covid-19. “Terkait dengan hal ini, keluarga PDP meninggal, yaitu suami dan anaknya yang terkontak erat, telah kami tangani dengan melakukan isolasi di Puskesmas Sagerat, sedangkan rumah dan sekitar lingkungan tempat tinggal korban, sementara kami lakukan penyemprotan,”ungkapnya.

Ladi menambahkan, warga jangan mengkucilkan keluarga dari PDP tersebut, karena Pemkot Bitung telah memberikan penanganan sebagaimana protokol kesehatan. “Sampai hari ini, hasil pemeriksaan korban belum “Sampai hari ini belum terkonfirmasi positif karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,”tutur Ladi.

Lanjut dia, pasein ini sebenarnya sementara menjalani pengobatan di RSUP Kandou Manado karena ada sakit bawaan. “Namun ditemukan ada gejala Covid-19,  maka protokol Covid-19 kami laksanakan,” ujarnya sambil menambahkan, untuk data terbaru Kota Bitung, ODP sudah berkurang 14 orang dari 22 orang, jadi tersisa 8 orang. PDP sebelumnya 5 orang, 2 orang meninggal dunia, tersisa 3 orang. Terkonfirmasi positif 1 orang. (Yappi Letto)