Tak Perlu Khawatir Soal Sembako, Pemkab Bolsel Adakan Pasar Murah Jelang Idul Fitri

oleh -
Gelar pasar murah di tengah pandemi Covid-19 dan Bulan Ramadan serta jelang Hari Raya Idul Fitri diharapkan dapat membantu masyarakat yang terdampak dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. (FOTO: Istimewa)

BOLSEL– Di tengah pandemi Covid-19 dandan jelang peryaan Hari Besar Keagaman Nasional (HBKN) yakni Ramadan dan Idul Fitri 1441 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) melalui  Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM (Diperindagkop-UKM) mengadakan Pasar Murah.

Kegiatan Pasar Murah ini merupakan program Disperindag Provinsi Sulut, bekerja sama dengan Disperindagkop-UKM Bolsel. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir soal stok  maupun kenaikkan harga sembilan bahan pokok (Sembako) yang kerap terjadi jelang hari raya. Pembukaan Pasar Murah ini pun telah dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bolsel Iskandar Kamaru, dengan menyerahkan paket sembako.

Kepala Disperindagkop-UKM Boslel, Alsyafri Kadullah mengatakan pelaksanaan Pasar Murah ini dilaksanakan di tiga desa, yaitu Desa Dudepo, Desa Toluaya dan Desa Popodu dengan mengutamakan protokol kesehatan. Dimana, antara warga pembeli dan petugas pasar murah tidak ada kontak. “Sehingg pembeli tidak terlibat transaksi langsung dengan petugas. Melainkan lewat Sangadi dan aparat desa lewat sistem pemesanan langsung,” ujar Alsyafri, Rabu (13/5/2020).

Dia berharap dengan adanya pasar murah ini setidaknya dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan di bulan ramadan dan jelang hari Raya Idul Fitri 1441 H. “Pasar murah ini menyediakan paket sembako dengan harga di bawah, namun kualitas baik. pasar murah ini pun tujuanya untuk meringankan masyarakat ditengah pemenuhan kebutuhan hidup apalagi dikondisi Wabah Covid-19 ini,” pungkasnya. (Irfani Alhabsyi)