Lakukan Perjalanan ke Luar Daerah, 12 ASN Sangihe Terancam Sanksi

oleh -
Kepala BKPSDM Kepulauan Sangihe, Steven Lawendatu.

TAHUNA — Instruksi Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajarannya untuk tidak melakukan perjalanan luar daerah atau mudik pada masa pandemi covid–19, ternyata masih ada yang melanggar.

Buktinya, terdapat enam dari 12 ASN yang telah menjalani pemeriksaan dari pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), lantaran kedapatan melakukan perjalanan luar daerah dan ditengarai mengabaikan instruksi bupati.

“Tercatat ada 12 ASN yang melakukan perjalanan luar daerah di saat masa pandemi covid–19. Padahal sudah ada instruksi dari pak Bupati yang melarang bagi ASN untuk mudik dan melakukan perjalanan luar daerah dan enam dari 12 ASN saat ini sementara diperiksa BKPSDM,” ujar Kepala BKPSDM Sangihe, Steven Lawendatu, Senin (18/5/2020).

Dia menyayangkan atas sikap rekan sejawatnya yang dinilai tidak mematuhi anjuran pemerintah daerah yang dengan susah paya memerangi penyebaran virus korona. Berdasarkan daftar dari Tim Gugus Covid – 19, terdapat 12 ASN sebagai pelaku perjalanan, di mana enam diantaranya telah menjalani pemeriksaan dan dibuat BAP-nya.

Beberapa ASN punya alasan bahwa mereka keluar daerah karena berobat, tapi mereka tidak menunjukan bukti rujukan, termasuk ASN yang baru tiba di Tahuna harus menunjukan bukti surat telah menjalani isolasi 14 hari.
“Intinya, bagi ASN yang terbukti melakukan perjalanan luar daerah tanpa bukti apapun, maka siap-siap menerima konsekwensi berupa hukuman disiplin dari tingkat sedang dan berat,” tegas Lawendatu. (andy gansalangi/get)