Gerhana Matahari Cincin Terlihat di Sejumlah Daerah di Sulawesi Utara

oleh -
Tampak, Gerhana Matahari Cincin. (FOTO: Istimewa)

MANADO – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Manado memastikan gerhana matahari cincin akan melintasi wilayah Sulawesi Utara (Sulut) pada Minggu (21/06/2020) hari ini. Fenomena alam tersebut bisa terlihat sebagian di wilayah Sulut atau mengalami fase gerhana matahari parsial.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado Edward Henry Mengko mengatakan, a pengamatan yang dilaksanakan di halaman kantornya. Dari wilayah Manado dan sekitarnya, fase cincinnya tidak dapat terlihat. Jadi yang diamati gerhana matahari sebagian dengan rincian magnitudo atau tingkat ketertutupan matahari oleh piringan bulan sekitar 42,7%.

Selain dari Manado beberapa wilayah di Sulawesi Utara juga bisa melihat gerhana matahari cincin, yakni Boroko, Lolak, Bolaang Uki, Kotamobagu, Amurang, Tutuyan, Ratahan, Tomohon, Tondano, Airmadidi, Bitung, Ondong Siau, Tahuna dan Melonguane.

“Waktu kejadian gerhana untuk wilayah Kota Manado dan sekitarnya yaitu kontak awal pukul 15:28 Wita, sedangkan puncak gerhana pukul 16:32 Wita dan kontak terakhir pukul 17:28 Wita,” ujar Edward, Minggu (21/6/2020).

Dia mengingatkan masyarakat untuk tidak melihat secara langsung ke arah matahari dengan mata telanjang. Cara aman yakni dengan melihat gerhana matahari menggunakan teropong yang dilengkapi sinar filter UV. Selain itu bisa juga dengan display tersendiri yang disambungkan dengan kamera dan diarahkan ke matahari.

Dia menjelaskan, gerhana matahari merupakan peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bulan sehingga tidak semuanya sampai ke bumi.

“Peristiwa ini merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi matahari, bumi dan bulan. Ini hanya terjadi pada saat fase bulan baru dan dapat diprediksi sebelumnya,” pungkasnya. (deidy wuisan)