Gowes di Era Normal Baru Mulai Marak

oleh -
Bersepeda kembali marak di tengah situasi pandemi. Tampak rombongan komunitas di Tomohon memanfaatkan pagi hari untuk gowes. (FOTO: Wailan Montong)

TOMOHON – Berbagai manuver yang dulunya terlihat jarang kini semakin marak terjadi. Apalagi dalam upaya peralihan dari kebiasaan lama menuju era normal baru pascadihantam pandemi Covid-19. Di kota yang terletak di kaki Gunung Lokon mulai akrab ditemui masyarakat mencari cara guna menjaga kesehatan dengan bersepeda. Mulai dari yang mengayuh sepeda untuk menjaga kesehatan, hingga mereka yang hendak menuju tempat kerja.

Beberapa pengendara yang ditemui saat gowes pagi hari, Andre Melo bersama komunitasnya Walian Bike Club menuturkan, sebenarnya sudah sempat iseng-iseng bersepeda beberapa waktu lalu sebelum pandemi Covid-19. “Sekarang sudah lebih sering lagi. Kadang saat pagi hari atau sore memanfaatkan waktu luang sekira satu hingga dua jam untuk bersepeda,” terang pria berusia 27 tahun ini, saat komunitas mereka bersepeda ria pada Sabtu(11/7/2020).

Senada disampaikan rekannya yakni Rivaldo Tular. Dia mengakui awalnya memang sekedar memanfaatkan waktu. “Dengan situasi pandemi ini, juga menyadari kalau menjaga kesehatan dengan rutin berolah raga itu penting. Sehingga komunitas kami di WBC mengatur waktu hari ini(Sabtu,red) untuk berkeliling gowes selain menjaga kebugaran juga hitung-hitungan refreshing,” jepas Bojes sapaan akrabnya.

Melihat fenomena yang ada mewakili organisasi Ikatan Sepeda Sport Indonesia(ISSI) Tomohon melalui sekretaris Michael Turambi mengakui sebenarnya Tomohon sudah marak aktivitas bersepeda jauh sebelum pandemi. “Kami juga menyadari dengan iklim di Tomohon yang sejuk membuat pesepeda betah, tidak sedikit kami menjamu mereka yang berasal dari luar Tomohon untuk bersepeda mengelilingi kota ini. Apalagi bersepeda merupakan salah satu olahraga yang bisa dikategorikan santai,” terang Turambi.

Dengan track yang bisa dibilang santai maupun menantang, Tomohon juga berpotensi menjadi tujuan sport tourism apalagi bersepeda. “Jalanannya memang ada yang landai tetapu tersedia juga tanjakan yang memacu adrenalin sehingga memantik semangat mereka bersepeda menjajal jalanan Tomohon. Apalagi tidak bisa dipungkiri daerah ini bisa menyajikan suasana pemandangan menarik daerah dataran tinggi, tentunya diharapkan perlu memperhatikan protokol kesehatan,” harap ayah dari salah satu atlet sepeda down hil Sulut yang lolos ke PON Papua ini. (Wailan Montong)