Menkes Serahkan Insentif ke Dokter Residen, Gubernur Beri Apresiasi Perhatian Pusat untuk Sulut

oleh -
Tampak, kegiatan penyerahan insentif kepada dokter residen dan bantuan untuk Unsrat Manado. (Foto: Fernando Rumetor)

MANADO – Menteri Kesehatan (Menkes) RI dr Terawan Agus Putranto didampingi Gubernur Olly Dondokambey menyerahkan secara simbolis insentif kepada peserta Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang membantu serta terlibat langsung dalam penanganan Covid-19 di Kampus Universitas Sam Ratulangi Manado, Selasa (25/8/2020).

Pemberian Insentif merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah atas kerja keras dan dedikasi para dokter residen dalam membantu memutus rantai penularan Covid-19.

Insentif akan diberikan selama enam bulan dengan besaran Rp12.500.000 per orang/bulan yang ditransfer langsung ke rekening seluruh dokter residen.

“Besarnya Rp12.500.000 per orang, perbulan, dan akan diserahkan langsung selama enam bulan sehingga perorang akan mendapat Rp75.000.000,” ucap Menkes lalu disambut gembira seluruh dokter residen.

“Jadi ini semua adalah dari pemberian Bapak Presiden. Mudah-mudahan menjadi berkat diridhoi oleh Tuhan yang Maha Kuasa dan membuat kita tetap semangat dan tetap sehat,” sambungnya.

Sementara itu, Gubernur Olly menyampaikan terima kasih atas besarnya perhatian pemerintah pusat ke Sulut melalui berbagai bantuan di sektor kesehatan.

“Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena apa yang kita rencanakan hari ini diwujudkan oleh pak Menteri Kesehatan bagi kita di Provinsi Sulut. Atas nama Pemerintah dan Sulut kami berterima kasih kepada pak Presiden dan Wakil Presiden, karena sampai hari ini apa keluhan dari rakyat Sulut selalu diperhatikan,” kata Olly.

Koordinator Forum Komunikasi Residen Faked Unsrat, dr Jacob Pajan sendiri berterima kasih atas perhatian dari Presiden Jokowi, Menkes, Gubernur Sulut, para anggota DPRD Sulut, Rektor Unsrat hingga pihak terkait lainnya yang telah membantu, sehingga keluhan mereka dapat didengarkan serta dapat terealisasikan.

“Ini suatu berkah bagi kami, karena pada awalnya kami tidak pernah mengusulkan atau meminta insentif, yang kami minta hanyalah bantuan untuk uang kuliah kami. Tetapi Kemenkes bersama pihak terkait dapat melihat bahwa benar kami para residen perlu dibantu pada masa pandemi ini,” terangnya.

Agenda penyerahan insentif dokter residen turut dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Kepala Dinas Kesehatan Sulut Debby Kalalo dan Rektor Unsrat Ellen Kumaat. (Fernando rumetor/rivco)