Terkonfirmasi Covid-19 di Sulut Bertambah 22 Kasus, Paling Banyak Asal Manado

oleh -
(Ilustrasi: Istimewa)

MANADO- Berdasarkan penyampaian Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), pada hari Rabu (9/9/2020) ini, Bumi Nyiur Melambai ketambahan 22 kasus baru virus korona.

Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel, penambahan kasus Covid-19 Sulut pada hari ini paling banyak dari Kota Manado, dimana Kota Tinutuan ini mencatatkan penambahan sebanyak 11 kasus baru.

“Kemudian dari Bitung ada tiga kasus, Tomohon ada satu kasus, Minahasa ada lima kasus, Minut ada satu kasus, dan dari Kotamobagu ada satu kasus,” ujar Dandel dalam siaran pers yang diterima wartawan SINDOMANADO.COM.

Selain itu, Dandel juga mengoreksi terkait pengumuman kasus 3.999 dan 4.001 yang dirilis pada tanggal 6 September 2020 lalu berasal dari luar wilayah, setelah diverifikasi ternyata kedua kasus tersebut telah berdomisili di Kota Manado.

“Lalu kasus nomor 4.007 yang dirilis 8 September 2020 Asal Bolmong Timur dengan jenis kelamin Laki-laki, hasil verifikasi adalah jenis kelamin Perempuan,” ungkap Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkesda Sulut itu.

Adapun, total akumulatif kasus Covid-19 Sulut telah mencapai angka 4.046 kasus, dimana 3.090 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh, sehingga angka kesembuhan Covid-19 di Bumi Nyiur Melambai telah mencapai 76,3% dari total kasus yang ada.

Sementara itu, jumlah kasus kematian akibat Covid-19 di Sulut berjumlah 160 orang, atau sebanyak 3,95% dari total kasus Covid-19 Sulut. Jumlah kasus aktif atau yang masih dalam pemantauan dan perawatan sendiri, saat ini berjumlah sebanyak 796.

Berikut rincian ke-22 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang merupakan pasien ke-4.025 sampai dengan pasien ke-4.046 di Sulut:

(Fernando Rumetor)