Andi Silangen Ketua DPRD Sulut, Putra BMR Berpeluang Sekprov?

oleh -
Ketua DPRD Sulut, dr Franciscus Andi Silangen. Foto: Istimewa

MANADO – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan (PDIP) telah memutuskan dr Fransiscus Andi Silangen sebagai Ketua DPRD Sulut menggantikan posisi Andrei Angouw.

Dipilihnya dr Andi Silangen yang merupakan putra Nusa Utara membuka peluang besar bagi putra Bolmong Raya (BMR) untuk menjabat Sekprov Sulut nantinya.

Berhembus kabar, jika Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK) terpilih kembali sebagai gubernur dan wakil gubernur Sulut, maka akan mengusung konsep triangle atau perwakilan tiga suku besar di Sulut, yaitu Minahasa, Nusa Utara dan Bolmong.

“Memang jika nanti terpilih, pada periode kedua OD-SK akan mengusung konsep triangle perwakilan tiga suku besar tersebut. Peluang besar sekprov nantinya dari BMR,” kata sumber di lingkaran OD-SK yang minta namanya tidak ditulis, Kamis (1/10/2020).

Lantas bagaimana tanggapan pengamat politik? Taufik Tumbelaka pengamat politik dan pemerintahan mengatakan, dipilihnya dr Andi Silangen sebagai Ketua DPRD Sulut sudah melewati mekanisme dan pertimbangan matang dari PDIP.

Kata Taufik, PDIP melakukan “Hitung Dagang Politik” dengan menempatkan putra Nusa Utara tersebut sebagai Ketua DPRD Sulut.

“Sudah pasti ada hitung-hitungan politik. Apalagi sebentar akan pilgub, pasti ini juga jadi pertimbangan,” sebut Taufik.

Terkait berpeluangnya putra BMR menjabat sekprov nanti, Taufik mengakui bisa saja terjadi, karena juga faktor pertimbangan politik untuk pilgub nanti.

“Ini pernah diterapkan pak SHS waktu lalu. Ada keterwakilan dari tiga daerah baik Minahasa, Nusa Utara dan BMR.  Menurut saya ini ‘Politik Harmony’ yang akan diterapkan PDIP,” tuturnya.

Sementara itu, akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Alfons Kimbal menjelaskan, keputusan DPP PDIP memilih dr Andi Silangen sebagai Ketua DPRD Sulut, pastinya sudah melewati pertimbangan dan kajian yang matang.

“Apalagi PDIP sedang menatap pilgub. Keterwakilan putra Nusa Utara tentunya jadi satu keuntungan untuk kampanye OD-SK nanti guna menarik pemilih dari wilayah Sangihe Talaud,” sebut Kimbal.

Ini juga, lanjut Kimbal, jadi satu keuntungan bagi masyarakat Nusa Utara khususnya merealisasikan banyak program-program pembangunan di wilayah Sitaro, Sangihe dan Talaud.

“Kan Ketua DPRD bisa memprioritaskan alokasi anggaran di daerahnya untuk program-program pembangunan. Ini juga jadi bahan positif untuk kampanye menarik banyak dukungan dari Nusa Utara,” ucapnya.

Kimbal juga menilai, isu keterwakian putra BMR menjabat posisi sekprov nanti, merupakan hal yang memungkinkan, sebagai “bargaining” politik merebut suara di BMR.

“Ini memungkinkan untuk janji kampanye OD-SK nanti. Apalagi ada kandidat Pilgub Sulut yang salah satu calonnya dari wilayah BMR. Keterwakilan putra BMR memang sangat memungkinkan menjabat sekprov,” tukasnya.

Wakil Ketua DPD PDIP Sulut Steven Kandouw sendiri mengatakan, terpilihnya dr Andi Silangen merupakan kewenangan DPP PDIP.

“Itu melalui proses di DPP yang menentukan,” singkat Kandouw. (rivco tololiu)