Diskominfo Keliling Kampung Sosialisasi Pencegahan Covid-19

oleh -
Tampak kegiatan turun lapangan yang dilakukan Diskominfo Mitra. (FOTO: Istimewa)

RATAHAN- Pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus berupaya menangkal penyebaran Covid-19. Salah satunya lewat sosialisasi masif lewat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dengan masuk keluar kampung melakukan edukasi melalui pengeras suara.

Plt Kepala Diskominfo Mitra, Frits Mokorimban menuturkan, edukasi masyarakat rerkait protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 harus secara kontinyu dan masif diseluruh lapisan masyarakat.

“Jadi kami melakukan sosialisasi dengan kendaraan operasional lewat pengeras suara. Ini sudah dilakukan sejak lalu dan sampai berkelanjutan sampai saat ini,” ujar Mokorimban melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Silvia Purukan, diselah kegiatan sosialisasi di wilayah Kecamatan Pusomaen, belum lama ini.

Menurut dia, pemerintah kabupaten terus menekankan soal pentinya menjaga jarak, menghindari dan sebisa mungkin tidak menciptakan keramaian hingga selalu menggunakan masker dan cuci tangan. “Nah hal-hal tersebut memang sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat. Namun pemerintah kabupaten aka selaku terus mengingatkan. Kita diharapkan agar jangan bosan-bosan untuk menerapkan protokol kesehatan,” ujar Purukan.

Sosialisasi ini, kata dia, akan terus digaungkan diseluruh pelosok desa melalui pengeras suara mobil operasional Kominfo.

“Kami berharap juga antar sesama warga setelah mendengar sosialisasi ini sekiranya bisa saling menjaga dan mengingatkan. Kita berharap lewat disiplin penerapan protokol kesehatan, angka penyebaran Covid-19 bisa ditekan,” timpalnya. Disislain, dikalangan internal Pemerintah Kabupaten Mitra sendiri terbilang sangat ketat dalam penerapan protokol Kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan larangan keluar wilayah bagi para ASN, hingga pengajtifan pos melalui pemerintah kecamatan dan Desa.

Bupati James Sumendap bahkan tak segan memberikan sanksi bagi jajarannya yang tidak patuh terhadap kebijakan dan ketentuan penerapan protokol kesehatan. “Dari pimpinan sampai staf SKPD kalau kalau ada yang mengabaikan, laporkan dan kita beri sanksi. Ini tidak main-main demi kenyamanan dan kesehatan kita bersama,” tegas Bupati dalam setiap agenda pemerintahan kemasyarakatan. (Marvel Pandaleke)