Ini Alasan para Tokoh Sulut Ingin Olly-Steven Lanjutkan Kepemimpinan

oleh -
Dua tokoh Sulut, Hamdi Paputungan dan Ruben Saerang. (foto: istimewa)

MANADO – Calon gubernur dan wakil gubernur, Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (Olly-Steven) terus menuai simpati dan dukungan dari banyak pihak.

Sejumlah tokoh-tokoh Sulut pun menginginkan keduanya dapat melanjutkan pembangunan di periode kedua.

Seperti disampaikan Ruben Saerang, salah satu tokoh Sulut. Ia mengatakan, secara fakta politik kepemimpinan Olly-Steven hampir lima tahun ini, tetap terlihat kompak.

“Itu dulu yang menjadi subtansi dari keberhasilan Olly-Steven yang dapat menjaga kekompakan dalam menjalani pemerintahan hingga kini,” ungkap Ruben, Jumat (16/10/2020).

Nah, kalau dalam masa kepemimpinan satu periode, kata Ruben, masyarakat tentu sudah lihat kinerja keduanya.

“Oleh karenannya, rakyat Sulut akan memberikan kesempatan lagi bagi Olly-Steven yang punya kekompakan, leadership, visi dan misi terhadap pembangunan di Sulawesi Utara. Saya kira itu yang menjadi dasar,” tuturnya.

Lanjut Ruben, terkait berbagai survey yang menyatakan sekira 80% rakyat Sulut puas dengan kepemimpinan Olly-Steven, itu berarti mereka cukup berhasil.

“Oleh sebab itu, tidak ada alasan bagi rakyat Sulawesi Utara untuk tidak memilih Olly-Steven dalam dua periode kedepan,” tukasnya.

Tokoh Sulut lainnya, Hamdi Paputungan menuturkan dalam hampir lima tahun ini, banyak kemajuan-kemajuan yang dilakukan oleh Olly-Steven.

“Makanya saya berkeinginan mendukung beliau berdua di periode berikut,” ujarnya.

Menurut Hamdi, dengan memilih Olly-Steven, tentunya mempunyai harapan supaya Provinsi Sulut dapat lebih maju lagi.

“Karena keduanya mempunyai banyak rencana untuk pembangunan di berbagai sektor yang akan diwujudkan dalam periode kedua,” sebutnya.

Pengamat politik dan pemerintahan Alfons Kimbal menilai, banyaknya dukungan dari para tokoh Sulut untuk Olly-Steven, sudah pastinya dengan melihat kinerja keduanya selama memimpin Sulut hampir lima tahun berjalan ini.

“Faktor kinerja dan kepemimpinan menjadi satu tolak ukur melihat kualitas para incumbent yang mencalonkan diri kembali di pilkada,” tuturnya.

Menurut Kimbal, masyarakat Sulut sudah sangat dewasa melihat mana figur-figur terbaik yang akan menjadi calon pemimpin daerahnya.

“Meski begitu, partai politik sebagai pengusung dan pendukung, tentunya harus kerja keras untuk meyakinkan pemilih, jika pasangan calonnya yang layak untuk dipilih. Strategi politik di masa waktu yang tinggal kurang lebih dua bulan mesti dimanfaatkan dengan baik,” tandasnya. (rivco tololiu)