Koordinasi Baik KPU dan Bawaslu se-Sulut Serta Stakeholder Hasilkan DPT Berkualitas di Pilgub Sulut

oleh -
Penandatanganan berita acara penetapan DPT, disaksikan langsung Pimpinan Bawaslu Sulut Kenly Poluan dan Supriyadi Pangelu. (FOTO: VW)

MANADO- Berkat koordinasi yang baik antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu se-Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama Stakeholder, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Tahun 2020 resmi ditetapkan dengan total 1.831.867, dengan jumlah TPS 5.809 yang tersebar di 15 kabupaten/kota.

“Tentu dalam hal ini kami ingin menyampaikan bahwa pemutakhiran daftar pemilih ini tidak bisa maksimal, tidak sesuai yang kita inginkan jika tentu tidak melibatkan semua pihak terutama Bawaslu yang selalu melakukan pengawasan termasuk menyampaikan data by name by address terkait dengan potensi pelanggaran dalam hal pemutakhiran daftar pemilih,” ujar Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh, diakhir penetapan DPT, pada rapat pleno terbuka rekapitulasi DPT, Minggu (18/10/2020).

Lanjut dia, sekali lagi kami menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Bawaslu Sulut. Tahapan pemutakhiran daftar pemilih sebenarnya tidak berhenti sampai disini, ini sudah kita laksanakan sejak 23 Januari 2020 saat menerima DP4 disinkronisasi, kemudian di coklit dan seterusnya. Ini menjadi tahapan yang paling panjang dalam pemilihan kepala daerah yang tentu sudah menguras begitu banyak energi.

“Tetapi tetap akan kita pelihara terus daftar pemilih ini termasuk kalau masih ada catatan potensi ganda kita akan tetap melakukan pemeliharaan daftar pemilih, termasuk nanti mencoret atau menandai pemilih yang meninggal setelah kita menetapkan DPT atau berubah status menjadi TNI/Polri, atau pindah domisili dan lain sebagainya yang bisa kita layani melalui penetapan daftar pemilih nanti daftar pemilih tambahan maupun daftar pemilih pindahan,” jelas Mewoh.

Sementara itu, Pimpinan Bawaslu Sulut Kenly Poluan mengatakan, terima kasih tentu kepada teman-teman KPU Sulut dan KPU Kabupaten/Kota yang sudah bersama-sama bekerja keras dan tentu merespon apa yang sudah kami rekomendasikan, dengan segala kesusahan dan kesabarannya.

“Semoga dalam proses penyusunan daftar pemilih tambahan dan tentu pelayanan pemilih pindahan dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya dengan meneguhkan prinsip-prinsip imprasialitas dalam penyelenggaraan pilkada maupun dilakukan secara transparan,” harao Poluan.

Lanjut dia, terima kasih kepada semua stakeholder yang bersama-sama dalam forum ini untuk mendapatkan daftar pemilih tentu lebih baik dari waktu yang kemarin.

“Terima kasih kami sampaikan kepada rekan-rekan Bawaslu kabupaten/kota dan jajaran sampai desa dan kelurahan yang sudah membantu kami dalam melakukan pengawasan, dan saya kira juga membantu KPU Sulut seperti yang sudah sering disampaikan sehingga terbentuk atau hadirnya suatu data pemilih yang sudah kita simak secara besama,” pungkas dia.

Turut hadir, Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh, Komisioner KPU Sulut Meidy Tinangon, Salman Saelangi, Yessy Momongan dan Lanny Ointu. Pimpinan Bawaslu Sulut Kenly Poluan dan Supriyadi Pangelu, serta stakeholder dan LO Paslon nomor satu, dua dan tiga. Rapat pleno dilangsungkan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. (valentino warouw)

 

BERIKUT DPT PROVINSI SULUT PADA PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR SULUT TAHUN 2020