Aliansi Pemuda Sulut Beri Dukungan Terhadap UU Cipta Kerja

oleh -
Tampak, aksi damai dilakukan Aliansi Pemuda Sulut dalam mendukung UU Cipta Kerja, waktu lalu. (istimewa)

MANADO – Aliansi Pemuda Sulawesi Utara (Sulut) memberi dukungan terhadap Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja. Mereka menyuarakan mendukung pemerintah dan DPR RI.

Ketua Aliansi Pemuda Sulut Lendi Sumolang menuturkan, dukungan tersebut mereka suarakan lewat aksi damai belum lama ini. Alasannya, karena UU Cipta Kerja merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membuka menumbuhkan penyerapan tenaga kerja.

“Setiap tahunnya jumlah angkatan kerja meningkat sekitar dua juta orang, dan semakin meningkat disaat pandemi Covid-19. UU Cipta Kerja jelas merupakan upaya yang luar biasa baik dari pemerintah untuk menjawab kebutuhan penyerapan tenaga kerja,” ucapnya, Jumat (27/11/2020).

UU Cipta Kerja yang telah di sahkan oleh DPR dan disetujui oleh pemerintah, didalamnya terdapat pemangkasan regulasi yang berbelit sehingga dapat meyakinkan investor untuk masuk dan membangun investasi di Indonesia.

Pihaknya menilai bahwa kehadiran UU Cipta Kerja merupakan upaya pemerintah untuk mencegah korupsi akibat banyaknya pintu yang harus dilalui untuk mengurus izin usaha.

“Lewat UU Omnibus Law ini semua itu kemungkinan besar hilang, tinggal bagaimana aturan ini dilaksanakan dan didukung oleh masyarakat,” tuturnya.

Tambah Sumolang, selain untuk pembukaan lapangan kerja, UU Cipta Kerja juga dapat mempermudah para pelaku usaha kecil menengah yang tidak memiliki akses terhadap pinjaman perbankan, pasalnya kebijakan terkait keharusan mempunyai badan hukum akan dihilangkan dan para pelaku usaha hanya diwajibkan untuk memberitahukan lokasi dan jenis usaha yang dijalankan.

“Supaya pemerintah tau lokasi usahanya dimana dan usahanya apa, jadi memudahkan teman-teman kita, bahkan kita jika mau memulai usaha, ini menjadi pintu bagi kita untuk dapat memulai usaha, jadi saya mengajak kita semua agar bertekad untuk mensukseskan Omnibus Law,” terangnya. (clay lalamentik)