Penyerahan DIPA dan TKDD, Pjs Gubernur Sulut: Anggaran Pemerintah Instrumen Menggerakkan Ekonomi

oleh -
Pjs Gubernur Sulut, Agus Fatoni saat penyerahan DIPA dan TKDD. (Foto: Fernando Rumetor)

MANADO- Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia membuat perekonomian terpuruk. Pertumbuhan ekonomi pun minus. Itu membuat pendapatan negara dan pendapatan daerah jauh berkurang.

Hal itu disampaikan oleh Pjs Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Agus Fatoni dalam kegiatan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran (TA) 2021.

“Dampak pandemi ini masih akan kita rasakan pada tahun 2021. Kita masih akan fokus pada penanganan Covid-19 yang belum kita ketahui kapan akan berakhir,” ujarnya pada kegiatan di Four Points Hotel Manado, Selasa (1/12/2020).

Karena itu, kata dia, dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk terus melaksanakan protokol kesehatan 3M, yakni Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan dengan sabun maupun hand sanitizer.

“Dan bagi kita pemerintah harus terus mendukung dan terus meningkatkan 3T yang menjadi perhatian kita bersama,” tukasnya seraya mengapresiasi penyerahan DIPA dan TKDD yang lebih awal.

“Anggaran pemerintah menjadi salah satu harapan masyarakat dan harapan kita semua. Ini menjadi salah satu instrumen yang akan menggerakan ekonomi dan akan memperbaiki kesejahteraan masyarakat,” sebut Fatoni.

Penyerahan ini diungkapkannya, merupakan kegiatan strategis dalam rangka turut serta mempercepat penanganan Covid-19 dan dampak sosial ekonominya. (Fernando Rumetor)